Connect with us

Regional

Kondisi Gelap Gulita di Malam Hari, SMPN 3 Rengasdengklok Rawan Pembobolan dan Butuh Penerangan Jalan Umum

Published

on

KARAWANG – Minimnya fasilitas lampu penerangan di dalam lingkungan sekolah SMPN 3 Rengasdengklok, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini menjadi sorotan utama. Kondisi area sekolah yang gelap gulita saat malam hari dinilai sangat rawan memicu aksi kriminalitas, bahkan sering terjadi aksi kemalingan yang mengakibatkan hilangnya sejumlah sarana penting milik sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 3 Rengasdengklok, H. M. Asep Sumarna, membenarkan adanya persoalan tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa penataan lingkungan sekolah kini menjadi fokus utama program kerja awal masa jabatannya.

“Iya kang, saya baru hampir dua bulan menjabat jadi kepala sekolah di SMPN 3 Rengasdengklok. Namun setelah melihat kondisi lingkungan, sekolah kami harus sedikit berjuang untuk memperbaiki kekurangan,” ujar H. M. Asep Sumarna saat dikonfirmasi pada Selasa (18/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa salah satu kendala krusial yang dihadapi saat ini adalah tidak adanya cahaya lampu penerangan yang memadai di dalam kawasan sekolah. Pihak sekolah pun menaruh harapan besar kepada instansi terkait agar masalah keamanan ini mendapat perhatian serius.

“Oleh karena itu, kami beserta pegawai staf sekolah SMPN 3 Rengasdengklok memohon dan berharap kepada pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang untuk dapat segera membantu serta mengalokasikan lima titik lampu penerangan di area lingkungan sekolah. Hal ini demi menghindari tindak kejahatan yang tidak kita duga, apalagi diharapkan,” tambahnya.

Kekhawatiran serupa juga diutarakan oleh Subandi (40), selaku petugas keamanan (Security) di SMPN 3 Rengasdengklok. Ia mengaku kerap menemui kesulitan besar saat harus berpatroli menjaga keamanan sekolah di waktu malam.

“Iya pak, bila kondisi di malam hari di dalam lingkungan sekolah memang gelap gulita akibat minimnya lampu penerangan, alias tidak ada sama sekali. Makanya saya selaku security di sekolah ini sangat kesulitan untuk monitoring di malam hari,” kata Subandi.

Dirinya berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait bisa meninjau langsung ke lapangan guna melihat urgensi kebutuhan fasilitas penerangan tersebut.

“Harapan kami semoga dari pihak Dinas PRKP Kabupaten Karawang sudi datang ke sini untuk melihat kondisi sekolah di malam hari. Dan sejatinya jaman sudah modern, masa masih ada gedung sekolah yang tidak ada penerangannya,” pungkasnya. (Red)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement