Regional
Promosi Wisata Melalui Website, Disparbud Karawang Anggarkan Rp.100 Juta
Published
8 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Anggaran pengembangan website Disparbud Kabupaten Karawang menjadi polemik pasca dikabarkan biaya pengkajian profil website dari ‘sikangprabu’ menjadi ‘pesonakarawang’ adalah sebesar Rp100 juta.
Dengan nilai fantastis tersebut, sontak menimbulkan dugaan mark up di kalangan masyarakat dan penggiat anti-korupsi. Pasalnya, biaya pengkajian profil website dianggap tidak sepadan dengan nilai anggaran yang dialokasikan.
Ketika dikonfirmasi awak media, Kepala Disparbud Karawang, Abas menjelaskan, Disparbud terus berupaya meningkatkan promosi pariwisata daerah salah satunya melalui re-branding website. Website yang sebelumnya bernama ‘Si Kang Prabu’ diganti menjadi ‘Pesona Karawang’ dengan penambahan berbagai fitur baru.
Dijelaskannya, inisiatif ini muncul karena nama ‘Si Kang Prabu’ dinilai kurang familier di kalangan masyarakat.
“Kami berinisiatif mengganti dengan nama Pesona Karawang agar lebih mudah diingat dan dikenal. Di tingkat pusat, kita punya Pesona Indonesia, jadi diharapkan Pesona Karawang bisa menjadi representasi Pariwisata Karawang yang lebih kuat,” ujar Abas, Kamis (14/8/2025).
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa anggaran sebesar Rp100 juta dialokasikan untuk pengembangan fitur-fitur baru di website Pesona Karawang.
“Anggaran tersebut tidak hanya untuk pengkajian profil website, tetapi juga untuk penambahan fitur yang belum ada di ‘sikangprabu’. Fitur-fitur ini nantinya akan memberikan informasi yang lebih lengkap dan komprehensif mengenai pariwisata, budaya, dan potensi lainnya di Kabupaten Karawang,” jelasnya.
“Intinya, anggaran itu untuk membayar jasa konsultan dan menambah fitur-fitur yang diperlukan,” tambah Abas.
Pengembangan Website tersebut, dikatakan Abas, akan diintegrasikan dengan sistem informasi pariwisata di tingkat pusat dan provinsi. Ia juga memastikan bahwa pengembangan website tetap berada di bawah arahan dan petunjuk Diskominfo Kabupaten Karawang.
Mengenai besaran anggaran, pihak Disparbud telah memperhitungkan kewajaran dan kelayakannya.
“Kewajaran dan kelayakan anggaran sudah kami perhitungkan dengan seksama,” tandas Abas.
Sementara itu, Kepala Bidang Promosi, Bogy memberikan penjelasan berbeda.
Ia mengatakan jika anggaran Rp.100 juta itu untuk membiayai pembuatan data base awal sebelum berita kepariwisataan dan budaya di kabyupaten Karawang diupload di website pesona karawang.
“Anggaran itu untuk membiayai pembuatan database. Dimana nanti kita mengambil konten berita atau informasi dari pihak lain yang kemudian setelah mendapatkan ijin dari pemilik konten kita masukan ke database kita baru kemudian kita up di website kita,” paparnya.
“Dan nanti database ini juga akan menjadi patokan kita untuk melihat perkembangan wisata dan destinasinya juga untuk mengetahui apa saja yang menjadi keluhan dari masyarakat,” imbuh Bogy.
Ditegaskan Bogy, anggaran itu sebagian besar memang untuk membiayai pembuatan database yang memang benar-benar original sesuai keinginan Disparbud.
“Pembuatannnya sudah mencapai 80 persen. Dan InsyaAllah, Kamis depan selesai,” pungkasnya. (rls/cho)


You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






