Connect with us

Regional

PPKM Darurat, Nelayan di Pangandaran Mengeluh: Objek Wisata Ditutup, Hasil Tangkap Ikan Minim

Published

on

INFOKA.ID – Para nelayan di objek wisata Pantai Pangandaran di Kabupaten Pangandaran mengeluh. Diketahui selama PPKM Darurat Pantai Pangandaran terlihat sepi seperti kota mati.

Menurut pantauan yang dilansir dari TribunJabar.id, sebagian buruh kapal pesiar di pantai barat Pangandaran sementara beralih profesi menjadi nelayan penangkap ikan. Beralihnya profesi, karena objek wisata di Pangandaran ditutup sementara dan sepi dari pengunjung wisatawan.

Namun, meskipun beralih profesi menjadi nelayan, hasil tangkapan ikannya saat ini sangat minim. Dan minimnya hasil tangkap ikan yang tentu berdampak pada penghasilan pelaku nelayan itu sendiri.

Para nelayan pun mengeluh, apalagi ketika hasil tangkapan jaringnya kebanyakan berisi sampah.

Seperti halnya diutarakan, Hartono (45) mengatakan bahwa saat ini hasil tangkapan ikannya tidak menentu, namun kebanyakan sedikit.

“Malah, kadang tak dapat. Sekarang saja bisa dilihat, hasil menjaringnya cuma dapat ikan sedikit dan banyak sampahnya,” ujar Hartono, Sabtu (17/7/2021).

Hartono menduga, kurangnya hasil tangkapan kemungkinan karena faktor cuaca juga. Setiap harinya kadang ada dan kadang kosong.

“Seperti sekarang, selain sampah yang didapat, ikannya kebanyakan berukuran kecil dan sedikit lagi. Sudah lockdown, mencari uang susahnya minta ampun,” ucapnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement