Regional
Polisi Usut Dugaan Penculikan Anak di Ciamis
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polisi mengusut aksi dugaan percobaan penculikan anak terjadi di SDN 1 Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
“Motif kejadian tersebut tujuannya apa, kami masih dalami. Menurut informasi awal, bahwa orang tidak dikenal itu mengenal keluarga dari anak itu,” kata Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, Jumat (3/2/2023).
Ia menyatakan pihaknya tidak akan buru-buru berasumsi mengenai dugaan percobaan penculikan tersebut. Polisi pun saat ini masih mencari identitas orang yang tidak dikenal tersebut.
“Masih kami cari identitas, biarkan kami mendalami terlebih dahulu jangan diasumsikan apa-apa dulu,” ungkap Toni.
Tony pun mengapresiasi kepada pihak sekolah yang telah dengan ketat dalam menjaga anak-anaknya. Sehingga atas kejadian ini, masyarakat diimbau tidak takut atau cemas berlebihan namun tetap waspada.
Sebelumnya, aksi dugaan percobaan penculikan anak terjadi di SDN 1 Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Peristiwa yang menggegerkan itu terjadi pada Rabu (1/2).
Kepala SDN 1 Mekarjadi Yudi Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. Upaya penculikan itu dilakukan oleh seorang perempuan yang tidak diketahui identitasnya. Modusnya dengan berpura-pura menanyakan alamat kepada seorang anak.
Yudi bercerita, perempuan tersebut masuk ke ruang kelas IV melalui gerbang pintu belakang SD dan mencari murid bernama Farel pada jam istirahat kemudian meminta seorang anak untuk ikut pulang dan menunjukkan alamat rumahnya.
“Kemudian perempuan tersebut menarik tangan dan tas seorang anak untuk ikut pulang dan menunjukan alamat rumahnya, ngakunya keluarganya,” katanya,” kata Yudi, Kamis (2/2/2023).
Sang anak yang tidak mengenal perempuan itu langsung menolak ajakan tersebut. Teman-temannya pun kemudian berlari ke kantor SD dan melapor ke wali kelas. Setelah itu, wali kelas bersama kepala sekolah langsung menghampiri perempuan tersebut.
“Perempuan itu memang meminta Farel untuk ikut, katanya mau ke rumah Farel tapi tidak tahu alamatnya. Saya tanya anaknya, ternyata tidak kenal. Jadi saya larang, posisinya sedang sekolah dan ini tanggung jawab kami. Apalagi sekarang sedang ada isu penculikan,” jelas Yudi. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa

Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak

Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang

Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa

Prakasa 1 Berikan Apresiasi Kepada Mitra Finco Dan Karyawan Di Gala Dinner

NasDem Gelar ‘Run for Change 2026’ di Karawang, Kategori 5K dan 10K Gratis!
Pos-pos Terbaru
- Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
- Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak
- Sharp Perluas Party Speaker, Hadirkan Phantom Series dan Core Blast Series untuk Beragam Gaya Hidup Konsumen
- Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang
- Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa






