Connect with us

Regional

Polisi Tetapkan Tersangka Terkait Penemuan Mayat di Sawah Singaraja Indramayu

Published

on

Foto: Ilustrasi

INFOKA.ID – Polisi mulai menemukan titik terang terkait penemuan mayat laki-laki dengan penuh luka di tengah sawah Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Diketahui, K, warga Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu itu tewas dengan sejumlah luka bacokan pada bagian wajah, dada, dan leher.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar mengatakan, pelakunya saat ini sudah berhasil ditemukan.

Ia mengatakan, pelaku pun sudah ditetapkan sebagai tersangka usai kasusnya naik dari lidik ke sidik dan dari sidik ke tersangka. Namun, saat ini polisi masih memerlukan pemeriksaan kejiwaan dari tersangka melalui Visum et Repertum Psychiatricum.

“Ini untuk mengetahui bagaimana kejiwaan dari tersangka,” ujar dia, Selasa (17/10/2023).

Fahri mengatakan, dari hasil interogasi polisi kepada sejumlah saksi. Tersangka dan korban diketahui tidak saling kenal.

Berdasarkan keterangan keluarganya, tersangka ini diketahui sudah lama mengalami gangguan kejiwaan.

Fahri megatakan, tersangka sendiri saat ini tengah berada di RS Polri Sukanto Kramat Jati Bhayangkara

“Di sana Visum et Repertum Psychiatricum akan dilakukan terhadap tersangka untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Sebelum dibawa ke RS Polri, tersangka juga sempat dibawa oleh keluarganya ke RS daerah di Indramayu sesaat setelah melakukan pembacokan karena gangguan kejiwaan tersangka diduga kambuh.

“Sehingga saat itu kami tidak langsung melakukan penangkapan. Tapi saat itu kami berkoordinasi dengan RS untuk mengetahui perkembangan dari kejiwaan tersangka,” ujar dia.

Sekitar 6 hari dirawat di RS, tersangka akhirnya dinyatakan sehat dan bisa dilakukan pemeriksaan. Tersangka langsung dibawa ke Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan.

“Dan sekarang pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ujar dia.

“Tersangka juga kami kirimkan ke RS Polri Sukanto untuk kami lakukan Visum et Repertum Psychiatricum. Ini gunanya untuk mengetahui perkembangan kejiwaan dari tersangka,” ujar dia. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement