Connect with us

Regional

Polisi Tangkap 3 Pelaku Penganiayaan Ibu dan Anak di Garut, Videonya Sempat Viral

Published

on

INFOKA.ID – Polisi menangkap tiga pelaku yang menyatroni rumah warga di Garut yang videonya viral di media sosial.

Pelaku berjumlah tiga orang bernama Yandi Mardiandi (37), Devi Candra Firmansyah (45), dan Abdul (35). Mereka adalah warga Kabupaten Garut.

“Polsek Samarang Polres Garut telah mengamankan terduga pelaku untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Samarang Kompol Jajang, Kamis (24/3/2022).

Dia menjelaskan bahwa di kasus tersebut ketiganya tidak merampok. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian, rupanya aksi itu ditengarai oleh persoalan pribadi.

“Bukan, bukan perampokan, tapi masalah sangkutan pribadi. Sudah sekian tahun, mungkin ketemunya di dini hari itu pelaku datang kembali ke rumahnya dan jengkel akhirnya memecahkan kaca,” katanya.

Jajang mengemukakan, insiden terjadi pada Selasa (22/3/2022). Adapun Tempat kejadian perkara (TKP) kejahatan, terletak di Kampung Bongkor, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Samarang, Garut.

Jajang pun menyatakan bahwa ketiga pelaku itu kini telah mendekam di Mapoleres Garut untuk mempertanggungjawabkan aksi kejahatannya. Mereka dijerat karena telah melakukan pengrusakan dan penganiayaan.

“Yang kami sidik ini kejadian pengrusakan dan penganiayaan atau secara pengeroyokan, yaitu korbanya ibu dan anak,” ujarnya.

Kerugian lain, ada satu unit ponsel milik korban yang rusak akibat direbut dan dilemparkan penganiaya.

Jajang menjelaskan Yandi dan Devi merupakan rekan kerja dari ibu korban yakni Solihati Nurzanah (42).

Mereka pernah bekerja sama dalam bisnis, namun gagal mendapat keuntungan sehingga kerugian dibebankan kepada korban sebagai bentuk utang.

Solihati Nurzanah mengatakan selama berbisnis dengan Yandi, banyak hal yang merugikannya, di antaranya Yandi yang bersifat temperamen dan sering mabuk-mabukan.

“Jadi orangnya juga sering bermasalah, apalagi tukang mabuk,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan tidak ada barang yang hilang dalam kejadian itu.

“Tidak ada barang yang hilang. Kasusnya sudah ditangani dan pelaku sudah ditangkap,” ucap Kapolres Garut.

Sebelumnya sebuah video rumah warga di Garut yang didatangi tiga orang pria beredar melalui aplikasi TikTok dan Instagram.

Di aplikasi TikTok, akun @abit menulis video tersebut dengan judul ‘Malem paling kelam seumur hidup, rumah dibantai 3 orang laki-laki’.

Video ini setidaknya telah ditonton jutaan kali dengan komentar sebanyak 28 ribu lebih. Sementara di akun instagram aaabiiit, video mengerikan tersebut dimulai saat perekam tengah tertidur di dalam kamar. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement