Connect with us

Regional

Polisi Gerebek Tempat Judi Adu Muncang di Tasikmalaya

Published

on

INFOKA.ID – Seolah tak pernah peduli dengan penyebaran virus Covid -19, sejumlah warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, malah berkerumun di arena adu muncang, Minggu (3/1/2021) dini hari. Polisi membubarkan paksa arena judi adu muncang tersebut dengan beberapakali tembakan ke udara.

Warga yang berada di lokasi pun langsung kabur kocar-kacir saat melihat kedatangan sejumlah personil Polsek Indihiang.

Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com, aksi kejar kejaran antara aparat kepolisian dengan para penjudi yang mencoba kabur pun tak terelakkan. Namun Polisi hanya berhasil mengamankan sejumlah orang yang ikut nonton perjudian tersebut.

Sementara para penjudinya berhasil lolos dari kejaran Petugas. Selain itu, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti seperti alat untuk adu muncang serta sembilan unit kendaran roda dua. Bahkan dari salah satu kendaraan roda dua yang diamankan ada yang berpelat merah.

Kapolsek Indihiang, Kompol H Didik Rohim Hadi mengatakan, pembubaran arena judi muncang di wilayahnya berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya perjudian jenis adu kemiri atau muncang yang melibatkan orang banyak sehingga terjadi kerumunan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Bahkan dengan seringnya digelar arena adu muncang, madyarakat sekitar sudah merasa resah sehingga melaporkanya ke aparat kepolisian. “Kemudian pada saat kita melakukan pengecekan ke TKP ternyata betul ada, namun beberapa orang bekerumun itu kabur melarikan diri,” ujarnya kepada wartawan.

Namun ujar dia, diantara penonton adu muncang beserta sejumlah kendaran roda dua dan alat untuk adu muncang berhadil diamankan ke Polsek Indihiang, guna dijadikan barang bukti serta dilakukan pembinan agar tidak berkerumun lagi.

“Barang bukti yang kita amankan berupa alat untuk melakukan kegiatan adu muncang kemudian ada beberapa kendaran yang berhasil kita amankan,” terangnya.

Didik menambahkan, para pelaku yang kabur saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Namun identitas san ciri-ciri pelaku telah dikantongi pihaknya.

“Ada sekitar tiga orang yang kita amankan namum setelah kita lakukan pemeriksaan mereka setatusnya hanya sebagai penonton kemudian kita beri pembianan dan di data orangnya,” jelasnya. Sedangkan pelaku judi terus kita kejar,” katanya. (*)

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement