Regional
Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
Published
4 menit agoon
By
Redaksi
KARAWANG-Menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian RI mengenai mitigasi risiko kekeringan di sentra produksi padi nasional, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Kekeringan di Kabupaten Karawang bersama Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Perum Jasa Tirta (PJT) II untuk memperkuat infrastruktur irigasi dan mengatasi persoalan sampah saluran air guna mendukung percepatan tanam dan menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional di Lantai 3 Gd Singaperbangsa, sabtu (15/8/2026).
Rapat koordinasi darurat ini diselenggarakan merespons laporan petani terkait berkurangnya debit air irigasi yang mengakibatkan kurang lebih 1.000 hektar sawah di Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang terdampak kekeringan dan berpotensi mengalami gagal panen.
Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah, akan mengintruksikan Camat dan Kepala Desa untuk membagi peran pengelolaan sampah wilayah serta memperkuat kolaborasi bersama BBWS dan PJT II dalam pemeliharaan jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier.
Karawang Komitmen Pertahankan 87 Ribu Ha untuk Pertanian
Bupati Karawang menegaskan komitmen Pemkab Karawang untuk mempertahankan lahan sawah teknis seluas hampir 87.000 hektar dari ancaman alih fungsi lahan permukiman maupun industri.
Karawang menargetkan produksi beras tetap berada di level optimal dengan capaian 1,45 juta ton gabah kering panen per tahun.
“Kami berkomitmen penuh menjaga lahan pertanian agar tidak tergerus perkotaan maupun industri. Petani kami sangat siap mendukung peningkatan Indeks Pertanaman (IP), namun dukungan infrastruktur air, kebersihan saluran irigasi, dan perbaikan sarana teknis dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan,” tegas Bupati.
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal terkait menyambut baik sinergi aktif dari Pemkab Karawang dan siap menurunkan 20 unit alat berat (Beko) di bawah komando Bupati Karawang guna mempercepat pengerukan dan pembersihan saluran air. lebih sedikit prokompimkabkarawang
“Karawang memiliki kontribusi luar biasa terhadap pasokan pangan nasional. Kami bersama KemenPUPR berkomitmen membantu pembenahan prasarana irigasi ini agar petani tidak terkendala pasokan air dan dapat panen secara maksimal tiga bulan ke depan,” tegas perwakilan Ditjen Kementan. (red)


You may like

Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City

Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya

Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang

Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama

Kapolresta Karawang Resmikan Warung Ojol, Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Pengemudi Ojek Online

Dorong Kesiapan Kerja Warga, Disnakertrans Karawang Luncurkan Platform Gratis ‘KARISMA’
Pos-pos Terbaru
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya
- Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang
- Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama






