Regional
PMI Cianjur Distribusi 150 Ribu Liter Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mendistribusikan 150 ribu liter air bersih ke enam kecamatan terdampak kekeringan selama satu pekan terakhir. Bahkan, setiap hari permintaan air bersih terus meningkat dari wilayah terdampak.
Kepala Markas PMI Cianjur, Fajar Aciana mengatakan setiap harinya satu unit truk tangki air bersih milik PMI Cianjur dapat mendistribusikan 20 ribu liter air bersih ke dua kecamatan terdampak seperti di Kecamatan Cibeber dan Cianjur.
“Selama satu pekan terakhir banyak pesan di media sosial atau surat langsung dari aparat desa dan kecamatan di Cianjur yang minta dibantu pengadaan air bersih karena sumber air warga mengering bertambah dari 5 kecamatan menjadi 8 kecamatan,” katanya, Kamis (31/8/2023), seperti dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, delapan kecamatan tersebut tersebar mulai dari Kecamatan Cugenang, Cianjur, Karangtengah, Sukaluyu, Ciranjang, Mande, Cilaku dan Cibeber, dengan penerima manfaat di masing-masing wilayah sekitar 200 kepala keluarga.
Pendistribusian air bersih untuk wilayah terjauh, tutur dia, dimaksimalkan hingga malam hari sebanyak 10 ribu liter sebagai upaya memudahkan warga mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, sedangkan wilayah terdekat dapat mencapai 20 ribu liter setiap hari.
“Kami terkendala dengan jarak dari Kantor Perumdam Cianjur tempat mengisi air ke wilayah terdampak terutama di wilayah timur, sehingga upaya maksimal dilakukan dengan melakukan dua kali pengiriman hingga malam hari,” katanya.
Untuk memudahkan pendistribusian, tambah dia, pihaknya meminta warga untuk menyiapkan bak penampungan yang cukup besar, sehingga relawan di lapangan dapat mendistribusikan air secara maksimal setiap harinya. Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Erlan S, mengatakan sangat terbantu dengan pendistribusian air bersih yang diberikan PMI Cianjur, karena sejak satu pekan terakhir sejumlah sumber mata air warga mulai mengering.
“Akibatnya tidak sedikit warga yang harus berjalan sejumlah 2 kilometer untuk menampung air di mata air yang debit nya mulai berkurang. Sehingga kami meminta bantuan PMI Cianjur untuk mengirim tangki air bersih ke sejumlah perkampungan,” katanya. (*)
Sumber: Antara


You may like

Sinergi PLN Bersama BPBD dan Basarnas Percepat Pemulihan Dampak Banjir di Sukabumi dan Cianjur

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

Cegah Kekeringan, Pemkab Karawang Ajukan Penambahan Ratusan Bantuan Pompa Air untuk Petani ke Pemerintah Pusat

50 Anggota DPRD Cianjur Terpilih Dilantik Hari Ini

Operasi KRYD, Polres Cianjur Amankan 624 Knalpot Brong dan 234 Botol Miras

Pemprov Jabar Lakukan Langkah Mitigasi Atasi Potensi Bencana Kekeringan
Pos-pos Terbaru
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern
- 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang






