Connect with us

Regional

PLN Perkuat Listrik Kawasan Industri Karawang Guna Mendukung Iklim Investasi

Published

on

KARAWANG – Ketersediaan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penunjang pencapaian Investasi Kabupaten Karawang menjadi nomor satu di Jawa Barat di Triwulan III.

Guna menjamin iklim investasi di Kabupaten Karawang, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Karawang terus menjaga keandalan listrik di kawasan industri.

“Ketertarikan investor di Karawang karena ketersediaan listrik. Kami selalu memastikan keandalan pasokan listrik di perusahaan-perusahaan kawasan industri,” kata Manajer PLN UP3 Karawang, Imam Ahmadi pada Jumat (9/12/2022).

Guna menunjang pasokan listrik untuk industri, PLN UP3 Karawang memiliki 17 gardu induk, 331 penyulam, 161 petugas tenaga teknis, 18 posko, 18 kendaraan operasional roda dua dan 23 kendaraan operasional roda empat untuk melayani kebutuhan kelistrikan di Karawang.

“Kesiapan itu semua buat menjaga keandalan listrik di Karawang, khususnya di kawasan industri atau perusahaan-perusahaan,” beber dia.

Dia menambahkan, jumlah pelanggan industrial di Karawang ada sebanyak 671. Semua itu pelanggan tegangan menengah dengan daya 200 KVA ke atas.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menduduki peringkat pertama se-Jawa Barat dalam realisasi investasi triwulan ketiga tahun 2022.

Realisasi nilai investasi triwulan III atau Juli sampai September 2022 mencapai Rp 10,04 triliun dan mengalahkan Kabupaten Bekasi yang duduk di peringkat kedua dengan angka investasi Rp 7,85 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, Eka Sanatha menuturkan naiknya angka investasi secara signifikan disebabkan oleh dua faktor.

Pertama faktor kondusifitas di kawasan industri yang menyebabkan investor tertarik berinvestasi di Karawang. Sedangkan faktor kedua ialah penunjang infrastruktur transportasi di Karawang.

“Kita lihat situasi kondisi Karawang kondusif, ditambah banyak penunjang infastruktur transportasi, termasuk juga ketersediaan pasokan air dan listrik yang memadai,” kata Eka saat ditemui di ruangannya pada Kamis (3/11/2022) lalu. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement