Regional
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Penuhi Panggilan Tim Investigasi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang hadir ke Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat untuk memenuhi panggilan tim investigasi, Jumat (23/6/2023).
Panji terlihat datang ke Gedung Sate sekitar pukul 16.09 WIB. Ia menemui tim investigasi yang sudah menunggu di Ruang Rapat Gubernur. Panji sudah keluar dari ruang pertemuan itu sekitar pukul 17.26 WIB.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Barat Iip Hidjat mengatakan, pemanggilan pimpinan pondok pesantren Al Zaytun Panji Gumilang ke Gedung Sate untuk mengklarifikasi sejumlah isu kontroversial yang kini tengah viral terkait pondok pesantren di Indramayu tersebut.
“Intinya tim sudah menyiapkan poin-poin substansi yang akan ditanyakan,” katanya.
Iip mengatakan, nantinya hasil konfirmasi dan klarifikasi itu akan disampaikan kepada Gubernur Jabar. Selanjutnya Gubernur disebut akan memberikan semacam rekomendasi kepada pemerintah pusat.
“Jadi, kami hanya lebih pada memberikan rekomendasi dan keputusan ada di pusat,” katanya.
Sementara, Ketua Tim Investigasi Badruzzaman M Yunus mengatakan Panji datang hanya untuk meminta waktu guna mempersiapkan jawaban dari sejumlah pertanyaan yang diberikan oleh tim investigasi tersebut.
“Beliau minta waktu kepada kami untuk mempersiapkan jawaban,” kata dia.
Badruzzaman mengatakan, tim akan menyusun laporan perkembangan pertemuan hari ini dengan Panji Gumilang.
“Tindak lanjut berikutnya, kami menunggu arahan,” katanya.
Sekretaris MUI Jawa Barat Rafani Achyar mengatakan, Panji diharapkan menyerahkan jawaban pertanyaan yang diserahkan tim hari ini secepatnya.
“Secepatnya harapan kami sudah bisa jawaban itu disampaikan kembali karena memang ini ditunggu publik,” katanya.
Rafani mengatakan, total pertanyaan yang disampaikan asalnya hanya 4 tapi kemudian ditambahkan satu pertanyaan tambahan.
“Jadi ada 5 pertanyaan,” ujarnya. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA

Pemkab Karawang Bersih Bersih, Ratusan Bangli Dibongkar
Pos-pos Terbaru
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS
- DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA







