Regional
Pilih Calon Dirut PDAM Purwakarta, KPP Ingatkan Pansel Soal Rayuan Materi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA – Komite Peduli Purwakarta (KPP) mengingatkan panitia seleksi (Pansel) pemilihan calon Direktur Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gapura Tirta Rahayu agar betul-betul serius dengan memilih calon direktur keuangan PDAM yang mumpuni dan memiliki kemampuan yang handal.
Jangan sampai, Pansel ini tergoda oleh bujuk rayu dan iming-iming sehingga memilih calon direktur keuangan PDAM yang tidak kredibel dan memiliki kemampuan yang optimal.
“Kalau itu sampai terjadi, maka akan menambah buruk citra PDAM Giri Tirta Rahayu yang selama ini memiliki rangking dibawah diantara PDAM lain di Jawa Barat,” kata Wakil Ketua KPP Tarman Sonjaya, Kamis (30/3/2023).
Menurutnya, dalam berbagai hal seperti hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap PDAM Purwakarta banyak ditemukan permasalahan tidak tertibnya pengelolaan keuangan di PDAM Purwakarta.
Oleh karena itu, kata Tarman selayaknya direktur keuangan PDAM kedepan dipimpin oleh calon yang betul-betul berkualitas.
Apalagi kata Tarman, sekarang ini santer dan menjadi bahan pergunjingan publik bahwa ada salah satu calon diduga menggunakan tenaga joki dalam seleksi yang tengah dilaksanakan.
“Kalau betul itu terjadi dan calon direktur keuangan itu benar-benar yang terpilih maka akan semakin memperburuk citra PDAM Giri Tirta Rahayu,” jelas Tarman.
Ada Calon Direktur Pakai Tenaga Joki dalam Seleksi
Seperti diberitakan, bupati sebagai kepala daerah dan pemilik dari badan usaha milik daerah diharapkan betul-betul selektif dalam memilih dan menentukan calon Direktur Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gapura Tirta Rahayu Purwakarta.
Pasalnya, dalam seleksi calon direktur keuangan tersebut, ada salah seorang peserta yang diduga menggunakan jasa “Joki” ketika mengerjakan dan melaksanakan tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh panitia seleksi.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Pusat Pengkaji Pembangunan Purwakarta (KP4) Budi Pratama ketika dihubungi, Selasa (28/3/2023) yang mengatakan dugaan praktek kecurangan yang dilakukan salah satu oknum peserta dengan menggunakan jasa orang lain, apakah dalam bentuk bocoran jawaban dan lainnya patut disikapi oleh panitia.
Menurutnya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika sebagai kepala daerah harus bisa bersikap dengan mengingatkan panitia agar betul-betul profesional dalam menjalankan tugasnya.
Pasalnya, jika sampai terjadi, calon direktur keuangan hasil seleksi diperoleh dengan cara-cara yang tidak profesional dan elegan maka akan berdampak bagi PDAM itu sendiri dan Bupati Purwakarta.
Selain itu, KP4 juga mengingatkan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika agar tudingan negatif di masyarakat yang menyebutkan PDAM Purwakarta sebagai Perusahaan Dulur Anak Menantu (PDAM) mulai dibenahi.
“Saya kira kalau Bupati Anne Ratna Mustika bersikap negarawan dengan memilih calon Direktur Keuangan yang betul-betul mumpuni maka sedikit demi sedikit akan merubah image negatif PDAM. Selain itu, Bupati juga harus bersikap tegas dengan tidak terpengaruh oleh tekanan dari siapapun juga,” kata Budi. (Taufik Ilyas)


You may like

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025

Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Pembunuhan dan Rudapaksa Dina Oktaviani Terancam Hukuman Mati
Pos-pos Terbaru
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Karawang Siap Pasok Hasil Panen untuk Makan Bergizi Gratis
- Bapenda Karawang Permudah Pembayaran PBB-P2 Secara Digitalisasi
- Ketua DPRD Karawang Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Persib Juara, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Apresiasi Kedewasaan Bobotoh Jaga Kamtibmas di Karawang
- Persib Juara, Kapolres Karawang Turun ke Alun-Alun: Berbagi Bahagia Boleh, Tolong Jaga Ketertiban Kota






