Regional
PGRI Karawang Polisikan Sejumlah Akun Medos Penghina Profesi Guru ke Polres Karawang
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang resmi melaporkan akun-akun di Facebook yang diduga menghina dan melecehkan profesi guru kepada Polres Karawang, Kamis (16/5/2024).
Hal ini menyusul peristiwa kecelakaan bus yang ditumpangi siswa-siswi SMK Lingga Kencana saat study tour di akses Jalan Ciater, Kabupaten Subang yang menewaskan 11 orang, sehingga banyak bermunculan komentar video menghujat profesi guru yang diunggah di platform media sosial. Mereka rata-rata tidak suka dengan kebijakan dari sekolah yang mewajibkan acara study tour kepada siswa-siswi di sekolah.
Di Karawang, profesi guru tak luput jadi bulan-bulanan oknum masyarakat di wahana jejaring sosial dengan narasi ujaran kebencian hingga menyulut organisasi PGRI Karawang mengambil tindakan tegas dengan melaporkan sejumlah akun penghina profesi guru ke Mapolres Karawang, pada Kamis siang (16/5/2024).
Dipimpin langsung Plt Ketua PGRI Karawang Uyat, puluhan guru dan pengurus PGRI Karawang mendatangi kantor Polres Karawang terkait postingan yang menghina profesi guru tersebut dan di terima langsing Kasat Reskrim Polres Karawang.
“Kami melaporkan beberapa akun akun medsos Ke Polres Karawang dengan dugaan ujaran kebencian sebagaimana yang diatur dalam UU ITE,” ujar Uyat.
Uyat mengatakan, pelaporan ini dilakukan untuk meredam kemarahan sekitar 2000 guru di Karawang yang merasa profesinya telah dihina dan direndahkan oleh akun-akun media sosial tersebut.
“Tugas kami dari PGRI Karawang adalah mengembalikan martabat profesi guru yang telah dilecehkan. Selebihnya, tugas Polres Karawang untuk melakukan penyelidikan atas pelaporan kami.
Pihaknya berpesan kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menghina atau melecehkan profesi apapun, apalagi guru-guru.
“Semoga Alloh SWT melancarkan dan memberkahi langkah kita, Aamiin Ya Robbal Alamiin.” ujarnya. (*)

You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern







