Regional
Pertagas Dorong Penggunaan Alsintan Sebagai Teknologi Untuk Kesejahteraan Petani
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pemanfaatan teknologi pertanian untuk mewujudkan percepatan olah, tanam, dan panen hasil pertanian menjadi hal yang mutlak diperlukan. Pertambahan jumlah penduduk, menurunnya daya dukung lahan dan iklim yang terus berubah, maka diperlukan terobosan baru dari sisi teknologi agar hasil pertanian dapat maksimal.
Hal inilah yang melatarbelakangi PT Pertamina Gas wilayah operasi West Java Area (Pertagas WJA) sebagai afiliasi dari Subholding Gas PT PGN Tbk., untuk mendorong petani di Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang memanfaatkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).
Penggunaan Alsintan dapat mempercepat dan meningkatkan mutu hasil pertanian, terutama padi, sehingga hasil panen petani maksimal.
Para petani mengaku bahwa, penggunaan Alsintan ini sangat efisien dan efektif. Terbukti dari sisi penghematan biaya dan jumlah tenaga kerja. Biaya panen yang biasanya sebesar Rp 2,2 juta per hektar dapat ditekan 32% menjadi hanya Rp 1,5 juta per hektar.
Dengan penurunan biaya ini, maka akan lebih banyak sawah yang dapat digarap di setiap musim sehingga pendapatan petani juga meningkat.
Tidak hanya efisien dari sisi pembiayaan, penggunaan Alsintan juga terbukti dapat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk memanen hasil tani. Bila biasanya diperlukan 2 hari kerja dengan metode konvensional, maka dengan penggunaan mesin, hasil panen dapat selesai dikumpulkan hanya dalam waktu 1 hari kerja.
Panen raya pertama tahun 2021 dilaksanakan di lahan pertanian Desa Cilamaya, kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Sabtu pagi (22/05/2021). Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh pemerintah Desa Cilamaya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cilamaya, Ali Hamidi menyampaikan, dirinya sangat mendukung kegiatan pertanian yang digagas oleh Pertagas WJA.
“Saya sangat senang dengan program Pertagas ini. Pemanfaatan teknologi tepat guna di bidang pertanian dapat mengefisienkan proses panen sekaligus dapat membantu warga menghemat biaya.” ujar Ali.
Lahan seluas 1,5 hektar yang dipanen menghasilkan gabah sebanyak 8 ton. Proses pemanenan padi memanfaatkan Alsintan dengan jenis Mesin Pemanen Pemotong dan Perontok Padi.
Alat ini menggabungkan 2 proses panen dalam satu waktu sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.
Pertagas berperan dalam membantu petani beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pendampingan dan pembinaan. Kemudian Pertagas mendorong petani mengoptimalkan penggunaan teknologi tersebut agar hasil panen lebih berkualitas.
Dalam kesempatan terpisah, Manager Communication, Relations & CSR Pertagas, Elok Riani Ariza menyampaikan,
“Penggunaan teknologi dalam pertanian menjadi penting mengingat semakin terbatasnya jumlah tenaga kerja pertanian. Pemanfaatan tekhnologi yang tepat juga akan meningkatkan produktivitas, efisiensi sumberdaya dan tentunya pendapatan petani.” ujar Elok.
Melalui pemanfaatan tekhnologi bidang pertanian yang tepat guna, diharapkan kedepannya swasembada pangan dapat tercipta.
Hal ini sejalan dengan salah satu pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Indonesia, yakni pilar pembangunan sosial yang mencakup upaya Menghilangkan Kelaparan, Mencapai Ketahanan Pangan dan Gizi yang Baik, serta Meningkatkan Pertanian Berkelanjutan. (rls)


You may like

Unsika perkuat sarana dan prasarana sebagai fasilitas pendukung kegiatan Tridharma perguruan tinggi dengan membangun gedung Dome di kampus 2

HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Karawang Edukasi Siswa SD Lewat ‘Edu Trip’ di LASKAR Farm

Polres Karawang Raih Juara II Lomba Manajemen Media Ketahanan Pangan Polda Jabar, Kapolres Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda Jabar

PGN Karawang Hadirkan GasKita Sauyunan, Perkuat Edukasi Gas Bumi, Catat Meter Mandiri, dan Perluas Pelanggan Rumah Tangga

Direktur Operasional Bulog Tegaskan Tanggung Jawab Penuh Atasi Hama di Gudang Beras Karawang
Pos-pos Terbaru
- Tetap Solid Selama 31 Tahun, Blunt_id Kenalkan Single “Manusia Spek Bidadari”
- Unsika perkuat sarana dan prasarana sebagai fasilitas pendukung kegiatan Tridharma perguruan tinggi dengan membangun gedung Dome di kampus 2
- HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek
- Diberondong 4 Peluru di Sela Sengketa Lahan, Begini Detik-detik Mencekam Penangkapan Pelaku di Riau!
- Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Karawang Edukasi Siswa SD Lewat ‘Edu Trip’ di LASKAR Farm






