Connect with us

Regional

Pergi Memancing, Mustopa Ditemukan Mengambang di Sungai Cigadung

Published

on

INFOKA.ID – BPBD Kabupaten Subang akhirnya menemukan seorang pemancing di Sungai Cigadung, Subang, yang sebelumnya dikabarkan tenggelam, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Harun Mustopa (65), warga Kapek, Desa Sukamulya, Pagaden, Subang, sebelumnya dikabarkan tenggelam pada saat memancing di Sungai Cigadung Tarum Timur, Kecamatan Pagaden, Subang, Rabu (17/2/2021).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Supriono, mengatakan, tidak ada yang tahu persis mengenai kronologia kejadian.

“Korban pergi memancing ke Sungai Cigadung, Rabu (17/2/2021) malam sekitar pukul 21.00, tapi hingga kami mencari ia belum juga pulang,” ujarnya, dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Ada 3 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

“Korban hanya meninggalkan sepeda dan alat memancing di pinggir sungai sehingga keluarga korban melapor kepada aparat setempat,” kata Supriono.

Informasi tersebut diterima Basarnas Bandung pada Rabu (17/2/2021) malam.

“Berdasarkan informasi tersebut kami meluncur ke lokasi, dan mulai melakukan pencarian pada malam tadi,” ujar Supriono.

Korban, yang diduga tenggelam, ditemukan mengambang pada Kamis (18/2/2021) pagi.

“Pada pukul 06.07 WIB kami menerima laporan warga bahwa ada penemuan jenazah yang diduga korban yang sedang dalam pencarian, kemudian pukul 06.15 WIB tim kami berangkat menuju lokasi penemuan. Setelah menemukan jenazah korban kami langsung evakuasi,” katanya.

Jenazah korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Kapolsek Astana Anyar Bandung Dicopot, Diduga Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba

“Korban adalah pemancing bernama Harun Mustopa (65). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi ditemukannya korban sejauh 400 meter dari last known position (LKP),” ujar Supriono.

Secara terpisah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Subang, Hidayat, mengatakan, pihaknya telah mengantarkan jenazah korban ke rumah duka untuk dimakamkan.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak berada di dekat aliran sungai.

“Saya kira waspada dulu, mengingat curah hujan ini masih tinggi, jangan sampai kita memancing membahayakan diri sendiri,” kata Hidayat, Kamis (18/2/2021). (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement