Regional
Pengembang Perumahan di Karawang Terancam Penjara dan Denda 50 Juta Jika Terlambat Serahkan Fasos Fasum
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Ketua Pansus Raperda Fasos dan Fasum DPRD Karawang Endang Sodikin mengatakan dalam Raperda Fasos dan Fasum akan memasukan sanksi bagi pengembang perumahan yang terlambat menyerahkan fasos dan fasum ke pemerintah kabupaten.
“Lambatnya penyerahan fasos dan fasum oleh pengembang itu jelas merugikan masyarakat yang tinggal di perumahan. Karena mereka tidak bisa menerima hak pembangunan infrastruktur dari pemerintah,” katanya.
Diungkapkan Endang, dalam Raperda Fasos-Fasum Perumahan yang kini tengah dibahas disebutkan, sanksi bagi pengembang perumahan yang terlambat menyerahkan fasos dan fasum ialah penjara paling lama enam bulan dan denda sebesar Rp50 juta.
“Batas waktu penyerahan fasos fasum perumahan kami persingkat menjadi enam bulan. Jika terlambat, ada sanksinya,” kata dia.
Lanjutnya, Fasos yang dimaksud meliputi jalan, angkutan umum, saluran air, jembatan, serta fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat umum lainnya. Sedangkan yang disebut fasum di antaranya klinik, pasar, tempat ibadah, sekolah, ruang serbaguna atau juga fasilitas umum lainnya.
Sementara itu, dalam Undang Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman disebutkan, setiap pengembang wajib mengalokasikan lahan yang bakal dibangun untuk dijadikan fasos maupun fasum.
Kewajiban itu melekat sebagai syarat terbitnya perizinan. Fasos-fasum wajib diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dikelola lebih lanjut. (one)


You may like

Kasus Kematian Balita di Karawang Didalami, Tim Forensik Polda Jabar Turun Tangan

Seberkas Cahaya di Balik Jeruji: Lapas Karawang dan GOKAR Siapkan Lapangan Kerja yang Bermartabat bagi Warga Binaan

UBP Karawang Benahi Tata Kelola Kampus, Sejumlah Dekan dan Ketua Lembaga Resmi Dilantik

Sekda Pimpin Giat ASRI di Karawang

Kapolres Karawang Himbau Warga Nobar Persib vs Persija dengan Aman, Damai, dan Tertib

Lapas Karawang Deklarasi Perang terhadap HP Ilegal, Narkoba dan Penipuan, APH Turun Langsung
Pos-pos Terbaru
- Kasus Kematian Balita di Karawang Didalami, Tim Forensik Polda Jabar Turun Tangan
- Seberkas Cahaya di Balik Jeruji: Lapas Karawang dan GOKAR Siapkan Lapangan Kerja yang Bermartabat bagi Warga Binaan
- UBP Karawang Benahi Tata Kelola Kampus, Sejumlah Dekan dan Ketua Lembaga Resmi Dilantik
- Sekda Pimpin Giat ASRI di Karawang
- Kapolres Karawang Himbau Warga Nobar Persib vs Persija dengan Aman, Damai, dan Tertib






