Regional
Pengamat: Bupati Karawang Jangan Mau Dipermalukan Lagi oleh Terdakwa Korupsi PDAM
Published
5 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bukan hanya satu kali ini saja rupanya dipermalukan oleh kinerja PDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang, baik di era sejumlah nama terdakwa kasus aliran dana haram PDAM sebagai para mantan petinggi perusahaan. Diluar dari itu, kinerja perusahaan PDAM pada saat melaksanakan Program MBR di tahun 2019 dianggap bisa kembali mempermalukan wajah Pemerintah daerah Kabupaten Karawang sebagai peraih WTP dibawah kendali kepemimpinan Bupati Cellica Nurachadiana.
Menurut pengamat, Mangantar Dalimunthe mengatakan, aliran dana haram PDAM untuk ibadah umroh yang menyeret sejumlah nama pejabat Karawang termasuk bupati Karawang, sangat mempermalukan wajah Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.
Selain itu, temuan mengenai tata cara perusahaan PDAM melaksanakan bantuan kegiatan program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Tahun 2019 akan sangat mempermalukan wajah Pemeritah daerah kabupaten Karawang apabila diketahui khalayak ramai.
“Terlepas dari kebenarannya, bukan hanya soal Post it anggaran PDAM untuk ibadah umroh sejumlah nama pejabat Karawang yang telah mempermalukan wajah Pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Serupa dengan hal itu, temuan mengenai tata cara Perusahaan PDAM melaksanakan bantuan kegiatan program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Tahun 2019 akan sangat mempermalukan wajah Pemeritah daerah kabupaten Karawang apabila diketahui khalayak ramai,” ujar Mangantar.
“Apalagi jika sampai diumbar melalui media sosial, sama saja Perusahaan PDAM dua kali membuat malu wajah Bupati Karawang, ibarat kata, ‘sudah diberi hati, malahan minta ampela,” lannjutnya.
Seperti diketahui, mengacu pada persidangan kesaksian terdakwa mantan Dirum PDAM Tirta Tarum Karawang Tatang Asmar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (3/2/2021) yang menyebutkan ratusan juta aliran dana haram PDAM Karawang untuk keperluan ibadah umroh oleh Bupati, Sekda, Asda hingga Anggota DPRD Karawang.
Terlepas dari kebenarannya, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana membantah, Cellica Nurrchadiana membantah berangkat umrah dbiayai oleh uang PDAM Tirta Tarum, dan mengkliam tebang ke tanah suci selalu merogoh kantong pribadi.
“Enggak benar itu. Saya setiap kali umrah biasa pakai uang pribadi. Biarlah. Sayak gak perlu klarifikasi leebih jauh.Biar dibuktikan di persidangan pengadilan saja,” kata Cellica pada awak media, pada Kamis (4/2/2021). (sgt)

You may like

Dukung Kesejahteraan Petani Nagreg, SDM Polda Jabar Salurkan Bantuan Modal Guna Swasembada Pangan

Gandeng Kelompok Tani, SDM Polda Jabar Realisasikan Program Finansial Aman Guna Swasembada Pangan

Dengarkan Aspirasi Petani, SDM Polda Jabar Perkuat Pengawasan Pascapanen Guna Swasembada Pangan

Tinjau Kesiapan Logistik Tani, SDM Polda Jabar Akselerasi Program Swasembada Pangan

Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi

Polres Karawang Ringkus Ayah Tiri yang Diduga Rudapaksa Anak Tirinya Setelah Dicampur Obat Penenang
Pos-pos Terbaru
- Polda Jabar Gandeng Petani Percepat Swasembada Pangan
- Dukung Kesejahteraan Petani Nagreg, SDM Polda Jabar Salurkan Bantuan Modal Guna Swasembada Pangan
- Gandeng Kelompok Tani, SDM Polda Jabar Realisasikan Program Finansial Aman Guna Swasembada Pangan
- Dengarkan Aspirasi Petani, SDM Polda Jabar Perkuat Pengawasan Pascapanen Guna Swasembada Pangan
- Tinjau Kesiapan Logistik Tani, SDM Polda Jabar Akselerasi Program Swasembada Pangan







