Regional
Penemuan Mayat Pria di Parit Jalan Girimukti Sukabumi, Ternyata Tukang Ojek yang Hilang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Warga di Kampung Margamukti, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat pria yang membusuk di parit Jalan Raya Girimukti, Rabu (3/8/2022).
Mayat pria dengan ciri-ciri mengenakan kaus bertuliskan “Teluh Jampang”, bercelana jin, memakai sepatu, dan ditemukan helm di lokasi itu ditemukan oleh pekerja kebersihan jalan sekitar pukul 10.30 WIB. Kondisi korban berada sekitar 20 meter dari jalan raya.
Mayat tersebut ternyata merupakan tukang ojek asal Kampung Legokloa, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Simpenan, AKP Dadi, mengatakan, keluarga korban membenarkan bahwa mayat itu sesuai dengan ciri-ciri terakhir korban pergi.
“Untuk memastikan, kami bawa keluarganya dan melihat langsung bahwa yang ditemukan di wilayah Polsek Ciemas benar warga kami, itu keterangan dari pihak keluarganya. Benar pada tanggal 23 juli 2022 ada warga laporan ke kami, kemudian dari pihak keluarga melaporkan ke polres kemudian dibuatkan berita acara hilang, awalnya seperti itu,” uja Dadi dilansir TribunJabar.id.
Mayat diautopsi di RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk mengetahui penyebab kematiannya. Karena tak ditemukan sepeda motor korban.
Ayah korban, Sulaeman (65), mengatakan, korban bernama Salman (35) saat itu tak kunjung pulang setelah pergi menarik penumpang ke arah Girimukti.
“Istrinya kan di rumah sakit, dia anterin martabak ke rumah sakit, lalu dia pergi ke Bagbagan, jam tiga malam itu tanggal 23 Juli 2022 dia pergi narik penumpang ke Girimukti, enggak ada pulang-pulang. Saya nyari sama teman-temannya sampai ke arah Girimukti, Ciwaru, sampai ke Palangpang juga enggak ada,” ucapnya.
Dia menginginkan polisi dapat mengungkap kasus kematian anaknya tersebut.
Ia juga bersedia anaknya diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.
“Hilang motornya, ya karena sudah nasib anak saya sampai di situ umurnya, saya enggak bisa apa-apa. Boleh diautopsi dan kasus dapat diungkap oleh kepolisian sampai pelakunya dapat. Mungkin ada pelakunya,” ucap Sulaeman. (*)
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Warga Desa Terharu, PLN Hadir Membantu Pasca Banjir Bandang di Kabupaten Sukabumi

PLN All Out Pulihkan Kelistrikan di Jampang Kulon Meski Akses Jalan Terputus

Kisah Pejuang Listrik yang Tetap Bertugas Meski Rumahnya Tertimbun Longsor

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

PLN UP3 Karawang Bantu Percepatan Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana di Sukabumi

Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dianiaya Dengan Senjata Tajam
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional






