Regional
Pemprov Jawa Barat Rencanakan Pengalihan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat merencanakan pengalihan alokasi anggaran untuk mendukung penanggulangan Covid-19 menyusul keputusan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari 3 sampai 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali.
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengatakan bahwa ada dana Rp140 miliar dari 11 proyek infrastruktur di wilayah Jawa Barat yang bisa dialihkan untuk mendukung penanganan kedaruratan akibat pandemi Covid-19.
“Jadi anggaran ini untuk mensubsidi gratis obat-obatan pasien COVID-19 yang isolasi mandiri. Itu akan jadi tanggung jawab kita,” katanya saat menyampaikan keterangan pers secara virtual di Bandung, pada Kamis (1/7/2021).
“Itu dananya kami ambil dari 11 proyek infrastruktur tadi dan mudah-mudahan ini membantu penanganan Covid-19,” ia menambahkan.
Gubernur menjelaskan bahwa setelah dilakukan penyisiran ada sejumlah proyek yang pelaksanaannya bisa ditunda sampai tahun depan atau dikurangi volume anggarannya.
“Akhirnya ditemukan usulan bahwa ada (Rp)140-an miliar bisa kita gantikan dari 11 proyek,” katanya.
Dana dari pengalihan anggaran itu, menurut dia, akan digunakan untuk memberikan subsidi kepada warga.
Warga yang terdampak pandemi Covid-19, ia mengatakan, nantinya bisa mengajukan permintaan bantuan obat atau suplemen gratis ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur mengemukakan bahwa pemerintah provinsi memutuskan untuk melakukan pengalihan alokasi anggaran guna mendukung tenaga kesehatan yang bekerja keras menangani pasien Covid-19 dan membantu warga yang kesulitan membeli obat dan suplemen saat menjalani isolasi mandiri.
Dia menyadari kebijakan PPKM Darurat maupun pengalihan alokasi anggaran untuk menanggulangi penularan Covid-19 akan berdampak pada proses pemulihan ekonomi dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.
“Saya ingin memulai narasi ini dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jabar karena 27 kabupaten/kota akan mengalami situasi kurang menyenangkan,” katanya.
“Ini tidak hanya berlaku di Jabar tapi di Pulau Bali dan Jawa,” ia menambahkan.
Gubernur juga mengingatkan warga agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. (*)
Sumber: Antara


You may like

Perkuat Kesadaran Pajak, Bapenda Karawang dan Fakultas Hukum UNSIKA Sosialisasikan Opsen PKB-BBNKB

Respons Cepat Aduan Warga yang Viral,Sipropam Polres Karawang Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Brigadir RM

Jumat Berkah Tanpa Henti, Kapolres Karawang Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat

Polres Karawang Kawal Ketat Mata Rantai Distribusi Hasil Bumi Guna Menjamin Swasembada Pangan

Tingkatkan Produktivitas Hasil Bumi, Polres Karawang Gencarkan Program Pendampingan Kelompok Tani

Sokong Swasembada Pangan, Polres Karawang Intensifkan Pendampingan Kelompok Tani
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Kesadaran Pajak, Bapenda Karawang dan Fakultas Hukum UNSIKA Sosialisasikan Opsen PKB-BBNKB
- Respons Cepat Aduan Warga yang Viral,Sipropam Polres Karawang Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Brigadir RM
- IJTI Akademi, Cetak Generasi Muda Yang Cerdas Bermedia Dan Kritis Informasi
- Jumat Berkah Tanpa Henti, Kapolres Karawang Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polres Karawang Optimalkan Lahan Produktif dan Sarana Logistik






