Regional
Pemkot Cirebon Bakal Gelar Festival Batik Sebagai Upaya Pelestarian
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kota Cirebon akan menggelar acara Festival Batik Cirebon pada bulan Desember 2022, sebagai upaya untuk melestarikan warisan leluhur dan memperkenalkannya kepada generasi muda.
“Kenapa kami gelar Festival Batik Cirebon, karena Kota Cirebon menjadi salah satu sentra batik di Indonesia,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perekonomian (DKUKMPP) Kota Cirebon Jawa Barat, Iing Daiman di Cirebon, Selasa (1/11/2022), seperti dikutip dari Antara.
Menurutnya gelaran Festival Batik Cirebon sebagai upaya pelestarian warisan leluhur, media literasi, dan edukasi tentang batik serta untuk menggairahkan perekonomian di Kota Cirebon.
Iing mengatakan peserta Festival Batik Cirebon, nantinya tidak hanya dari Kota Cirebon, namun juga dari berbagai daerah penghasil batik di Indonesia, akan diundang untuk memeriahkan acara tersebut.
“Harapannya bisa sebanyak mungkin partisipasi. Tidak hanya Jabar tapi juga daerah lainnya bisa ikut serta,” ujarnya.
Iing melanjutkan telah menginventarisir daerah produsen batik untuk bisa berpartisipasi di Festival Batik Cirebon. Selain itu juga melakukan diskusi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh batik nasional, untuk meminta masukan dan saran.
Iing berharap, selain membuat perajin batik dan UMKM naik kelas, festival tersebut juga dapat menggairahkan perekonomian di tengah kondisi yang sedang tidak baik-baik saja. “Mudah-mudahan event yang akan kami gelar ini bisa menggairahkan UMKM di bidang batik dan kriya,” katanya.
Sementara itu, tokoh batik nasional yang berasal dari Cirebon dan founder Rumah Batik Komar, Komarudin Kudiya, menyambut baik event tersebut, akan menggairahkan perekonomian terutama jika terjalin kerja sama dan transaksi ekonomi. Namun Komar juga meminta agar strategi perencanaan dilakukan dengan baik sehingga bisa berjalan dengan sukses.
“Kalau saya mendukung sekali. Apalagi mengundang perajin batik dari daerah lain. Karena nantinya perajin batik dari Cirebon juga bisa belajar dari perajin batik daerah lain,” katanya. (*)
Sumber: Antara


You may like

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Bareng DMI Kecamatan, KUA Telagasari Sosialisasikan Pentingnya ID Masjid Bagi Semua DKM
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






