Regional
Pemkot Cimahi Tambah CCTV Untuk Antisipasi Teror Geng Motor
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kota Cimahi akan memetakan kembali daerah rawan kriminalitas dan aksi teror geng motor yang meresahkan masyarakat dengan melakukan aksi konvoi sambil membawa senjata tajam.
“Setelah adanya Kita akan petakan kembali titik rawan mana saja yang memerlukan pantauan khusus,” kata Pj Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, Rabu (11/1/2023).
Ia mengatakan, untuk memetakan daerah rawan aksi brutal geng motor tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dari Polres Cimahi.
Setelah memetakan daerah rawan itu pihaknya akan menyusun sejumlah program untuk mencegah aksi brutal geng motor tersebut agar kejadian yang sama tidak kembali terus berulang.
“Jadi hal ini akan berkaitan dengan program kami yang lain, contohnya kita memasang lampu penerangan di gang atau jalan umum dan tempat yang berpotensi memiliki kerawanan tinggi,” kata Dikdik.
Selain itu pihaknya juga berencana akan memasang CCTV di daerah rawan aksi brutal geng motor itu agar aksi mereka mudah terdeteksi oleh aparat kepolisian.
“Ini semua akan kami bahas tentu akan kami sesuaikan dengan kemampuan pemerintah kota. Kalau dirasa sangat tepat, Insya Allah akan dilaksanakan,” kata Dikdik.
Ia mengatakan, semua rencana untuk antisipasi aksi brutal geng motor tersebut dalam waktu dekat ini akan dimatangkan agar masyarakat tidak kembali resah.
“Ini semua akan kami olah dan dibahas, tapi akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah kota, Insya Allah pada tahun ini kita akan mulai bergerak,” ujar Dikdik.
Sampai saat ini, ada sekitar 151 CCTV yang terpasang di beberapa titik di Kota Cimahi, mulai dari ruas jalan, area publik, serta objek vital seperti kantor pemerintahan.
“Ada 151 CCTV, yang kita pantau terus melalui smartphone. Tapi ada juga petugas jaga di ruang Smart City, jadi terpusat di situ,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Cimahi Hendra Gunawan.
Hendra mengatakan CCTV yang sudah terpasang bermanfaat untuk mengawasi aktivitas warga dan potensi kemacetan di Kota Cimahi karena turut dipantau oleh Dinas Perhubungan.
“Jadi selain untuk mengawasi titik tertentu, kemacetan, itu juga untuk membantu kepolisian kalau ada aksi kriminal,” ucap Hendra. (*)
Sumber: Berbagai sumber


You may like

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Bareng DMI Kecamatan, KUA Telagasari Sosialisasikan Pentingnya ID Masjid Bagi Semua DKM
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






