Connect with us

Regional

Pemkab Purwakarta Sebut Pembangunan Desa Bisa Tumbuhkan Perekonomian

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta stakeholder terkait lainnya membuat beberapa langkah dan strategi untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yang positif dan berkelanjutan. Salah satunya dengan program pembangunan desa.

“Untuk pelaksanaan program tersebut diperlukan ketersediaan data dasar yang dipetakan dalam Indeks Desa Membangun (IDM). Tentu saja hal itu juga tidak terlepas dari dukungan semua unsur masyarakat di Kabupaten Purwakarta,” ujar Kepala DPMD Kabupaten Purwakarta, Jaya Pranolo kepada awak media, Selasa (25/10/2022).

Dia mengatakan program pembangunan desa menjadi bagian dari upaya menyejahterakan masyarakat pedesaan. Hal itu juga menjadi bagian dari langkah dan strategi untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yang positif dan berkelanjutan.

Menurut dia, pada tahun ini di Purwakarta ada peningkatan status 25 desa berkembang menjadi desa mandiri.

Purwakarta, lanjutnya, kini naik status menjadi kabupaten maju secara nasional. Sebelumnya Purwakarta masih berstatus kabupaten berkembang.

“Kenaikan status kabupaten dari berkembang menjadi maju tidak lain karena sebanyak 25 desa di Purwakarta naik statusnya menjadi desa mandiri di tahun 2022. Selain desa mandiri ada 81 desa di Purwakarta yang statusnya menjadi maju di tahun yang sama,” kata Jaya.

Dia juga mengungkapkan upaya tersebut tentu tidak dilakukan dengan biasa-biasa saja, perlu menggunakan strategi yang terstruktur dengan melibatkan seluruh stakeholder baik perangkat daerah terkait, termasuk unsur kecamatan, pemerintahan desa, para pendamping desa, dan seluruh masyarakat.

Sementara, Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Desa Tingkat Purwakarta, Arief Syarif Hidayatullah mengatakan berdasarkan IDM sejak 2017 jumlah desa tertinggal di Purwakarta berjumlah 52 desa dan satu desa berstatus desa sangat tertinggal.

Karena alasan itu, tidak salah bila status Purwakarta selalu berada di urutan kedua paling akhir se-Jawa Barat sejak lima tahun terakhir.

Namun, dengan kerja keras berbagai pihak, kata dia, berangsur-angsur data jumlah desa tertinggal mulai menurun.

Penurunan jumlah desa tertinggal tersebut dikerjakan secara bertahap mulai dari paradigma kepala desa hingga optimalisasi infrastruktur dan kelengkapan sarana prasarana desa.

“Kenaikan status Purwakarta menjadi maju karena capaian kenaikan seluruh desa pada pemutakhiran data IDM 2022,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement