Regional
Pemkab Purwakarta Optimalkan Pembangunan Saluran Irigasi Untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus mengoptimalkan pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi sebagai meningkatkan produksi pertanian di daerah tersebut.
“Sekarang ini, peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi menjadi salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi padi,” kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika disela monitoring pembangunan irigasi di wilayah Kecamatan Plered, Purwakarta, Rabu, (22/6/2022).
Dia mengatakan potensi peningkatan IP di setiap wilayah dapat dilakukan melalui optimalisasi lahan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air dengan pola penambahan atau pembangunan jaringan irigasi.
Menurutnya, peningkatan IP dengan optimalisasi pengelolaan sumber daya air akan menitikberatkan pada penyediaan air irigasi dengan memanfaatkan potensi sumber daya air yang ada, baik berupa air permukaan maupun air tanah.
“Hari ini kita memantau irigasi yang sebelumnya telah selesai dibangun,” katanya.
Anne menyatakan tahun ini pihaknya akan membangun tiga saluran irigasi di tiga wilayah, yakni di Kecamatan Pasawahan, Pondoksalam, dan Kecamatan Wanayasa.
Dikatakan Anne, irigasi-irigasi yang dibangun itu nantinya akan disertai bendungan, dengan harapan dapat memaksimalkan pengairan areal persawahan yang tadinya hanya bisa
menjangkau luas 70 hektar menjadi 120 hektar.
Sementara itu, rata-rata produksi padi di Karawang mencapai 6,2 ton gabah kering panen per hektar.
“Tentunya nanti akan berdampak ke produksi pertanian. Para petani yang tadinya hanya panen dua kali, setelah dibangun bendungan, bisa panen tiga kali. Korelasinya untuk ketahanan pangan, lebih jauhnya ya untuk ketahanan ekonomi dan nasional,” katanya.
Anne meminta pemerintah pusat agar lahan tidur seluas 300 hektare milik Perhutani di daerahnya bisa digarap dengan ditanami jagung dan kedelai.
Dia menyampaikan hal tersebut agar garapan petani di daerahnya semakin luas, karena lahan tidur yang tidak produktif jika digarap akan menghasilkan dua produk pertanian yaitu jagung dan kedelai yang sangat dibutuhkan. (*)

You may like

IJTI Akademi, Cetak Generasi Muda Yang Cerdas Bermedia Dan Kritis Informasi

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025
Pos-pos Terbaru
- SUKSES KAWAL KUNKER PRESIDEN PRABOWO DI KM 57, KAPOLRES KARAWANG APRESIASI SINERGITAS TNI-POLRI
- Tetap Solid Selama 31 Tahun, Blunt_id Kenalkan Single “Manusia Spek Bidadari”
- Unsika perkuat sarana dan prasarana sebagai fasilitas pendukung kegiatan Tridharma perguruan tinggi dengan membangun gedung Dome di kampus 2
- HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek
- Diberondong 4 Peluru di Sela Sengketa Lahan, Begini Detik-detik Mencekam Penangkapan Pelaku di Riau!







