Regional
Pemkab Karawang Lakukan Penyisiran Koperasi Tidak Aktif yang Masih Terdata
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan penyisiran koperasi yang sudah tidak aktif, tapi masih terdata.
Kabid Pemberdayaan dan Perizinan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Karawang, Diah Mira Desi mengatakan bahwa jumlah koperasi yang ada di Karawang sebanyak 1.703 koperasi.
“Dari jumlah koperasi yang terdata sebanyak 1.703, hanya 700 koperasi yang dianggap sehat. Sisanya tidak aktif, bahkan tidak diketahui keberadaannya,” kata dia, dikutip Sabtu (2/11/2023).
Ia mengungkapkan, jumlah koperasi tersebut berasal dari data miliknya yang pendataannya dilakukan secara manual. Sehingga perlu dilakukan pembaharuan data.
Menurutnya, pembaharuan data perlu segera dilakukan sebagai update. Sehingga bisa diketahui koperasi yang sehat dan tidak.
Dia mengatakan, Pemkab Karawang telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Koperasi Indonesia yang bertujuan untuk mengoptimalkan pendataan seluruh koperasi yang ada di Karawang. Di dalam aplikasi tersebut, terdata kategori koperasi yang masih sehat serta koperasi yang tidak aktif.
“Kalau sudah punya data akurat, ini akan memudahkan kita untuk memonitoring dan melakukan pengambilan keputusan atau kebijakan kaitan koperasi,” katanya.
Namun, sejak diluncurkan aplikasi tersebut sekitar sebulan lalu, hingga kini baru 43 koperasi yang mendaftar dan mengupdate data-nya.
Sementara, Plt Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan di antara tujuan dihadirkannya aplikasi itu ialah untuk kemudahan data koperasi dan UKM yang ada di Karawang.
Ia mengatakan, aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Koperasi Indonesia merupakan salah satu bentuk komitmen dinasnya dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan koperasi serta UKM Kabupaten Karawang.
“Sistem Informasi Aplikasi Koperasi Indonesia merupakan wadah kumpulan dan pengolahan data koperasi se-Karawang yang didesain untuk kemudahan mengakses informasi dan data relevan seputar layanan yang diperlukan oleh Koperasi dan UKM,” katanya. (*)

You may like

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri






