Connect with us

Regional

Pemkab Garut Gelontorkan Rp 80 M Untuk Bangun Kolam Renang Taraf Internasional

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut menggelontorkan anggaran Rp 80 miliar untuk membangun kolam renang berstandar internasional. Gelanggang akuatik tersebut dibangun di atas tanah seluas 6 ribu meter persegi, di Komplek SOR Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.

“Total anggarannya sekitar Rp 80 M,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan, Senin (19/9/2022).

Ia berharap Gelanggang akuatik milik Pemda Garut ini bakal rampung di tahun 2024. Saat ini, pembangunannya masuk ke tahap dua dan menyisakan satu tahap lagi. Rencananya, tahap tiga pembangunan meliputi finishing bakal dilaksanakan di tahun 2023 mendatang.

Gelanggang akuatik yang diberi nama RAA Adiwijaya tersebut, memiliki tiga kolam. Kolam pemanasan dengan ukuran 15×25 meter dengan kedalaman 1,35 meter, kolam tanding sedalam 3 meter dengan ukuran 25×50 meter dan kolam loncat indah dengan kedalaman kolam 5 meter dan berukuran 25×25 meter.

Pemda Garut diketahui memproyeksikan gelanggang akuatik itu menjadi satu dari 4 gelanggang akuatik yang bertaraf internasional.

Kepala Dinas PUPR Garut Luna Avriantini mengatakan untuk melaksanakan hal tersebut, saat ini sejumlah petugas dari Federation Internationale de Natation (FINA) didatangkan dari Spanyol, untuk mengecek klasifikasi gelanggang akuatik agar bisa diakui di taraf internasional.

“Ini federasi internasional yang markasnya di Swiss. Yang datang saat ini adalah juru ukur dahulu. Sedangkan yang lainnya pada tahap berikutnya,” kata Luna.

Luna menjelaskan, mereka akan bertugas selama tiga hari sejak Minggu (18/9) kemarin. Ada beberapa hal yang akan dilakukan, seperi pengukuran kolam tanding dan pool deck, hingga pemasangan sky pool panel dan pemasangan PVC liner.

“Yang datang saat ini adalah juru ukur dahulu, sedangkan yang lainnya pada tahap berikutnya,” katanya.

Kepala Bidang Bangunan pada Dinas PUPR Kabupaten Garut Abud Abdullah mengatakan, pembangunan akuatik tersebut dialokasikan anggarannya dari APBD Pemkab Garut yang hasilnya akan mendapatkan standardisasi internasional dari FINA.

“Garut ini membangun akuatik dari APBD kabupaten dan ini kabupaten satu-satunya di Indonesia mempunyai orientasi membangun akuatik bersertifikat internasional,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement