Regional
Pemkab Garut Canangkan Gerakan Ayo Masuk Sekolah
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat mencanangkan Gerakan Ayo Masuk Sekolah dengan uji coba dua bulan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka sebelum akhirnya seluruh sekolah kembali melaksanakan KBM dimulai pada Juni 2021.
“Jadi KBM di sekolah akan dilaksanakan bulan Juni tahun ajaran baru, jadi tahun ajaran baru ini kita mulai dengan berbagai konsekuensi yang disimulasikan dalam dua bulan ini,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan saat pencanangan Gerakan Ayo Masuk Sekolah di lapangan Sekretariat Daerah Garut, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan gerakan itu terlebih dahulu akan dilaksanakan simulasi untuk beberapa sekolah dan daerah tertentu selama dua bulan ke depan.
Simulasi itu, lanjut dia, untuk mengetahui perkembangannya, termasuk melakukan persiapan penanganan apabila muncul kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di lingkungan sekolah.
“Jadi dalam dua bulan ini preventifnya bagaimana, tadi kalau mau terjadi ‘outbreak’ siswa SD 200 orang terkonfirmasi positif diisolasinya di mana,” katanya.
Ia mengatakan sekolah yang akan melaksanakan KBM tatap muka harus memenuhi syarat tertentu misalkan mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Garut.
Setiap daerah, kata dia, memiliki status penyebaran COVID-19 yang berbeda-beda sehingga perlu ada kajian dan rekomendasi dari dinas untuk menetapkan daerah mana saja yang aman dilaksanakan KBM tatap muka.
“Karena ini ada Gerakan Ayo Masuk Sekolah, diatur oleh masing-masing sekolah berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan, kan ada yang (zona) kuning, nanti ada yang orange, yang merah bagaimana,” katanya.
Ia menyampaikan pelaksanaan KBM tatap muka akan dipantau langsung oleh tim Satuan Tugas Penanganan Gerakan Ayo Masuk Sekolah yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Garut Nurdin Yana, dengan Ketua Harian Kepala Dinas Pendidikan Garut Totong.
Gerakan itu, lanjut dia, untuk mengoptimalkan semua instansi terkait untuk bersama-sama mengawasi dan melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi penyebaran COVID-19 di sekolah.
“Gerakan ini adalah kita mengoptimalkan semua kekuatan kita,” demikian Rudy Gunawan. (*)
Sumber: Antaranews.com


You may like

Musyawarah Daerah DPD FK-PKBM Kabupaten Garut Berjalan Lancar dan Tertib

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar Untuk Bumdes Motekar

Dispertan Garut Bangun Rumah Burung Hantu Untuk Kendalikan Serangan Hama Tikus di Sawah

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci

Geger Kasus Mutilasi dalam Karung di Garut, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Tangkap Pria di Garut yang Konsumsi dan Jual Ganja Hasil Tanam Sendiri
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir






