Regional
Pemkab Bogor Perbanyak Desa Wisata Untuk Kejar Target 10 Juta Wisatawan
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat terus memperbanyak keberadaan desa wisata untuk mengejar sasaran nomor kunjungan wisata di daerahnya nang mencapai 10 juta wisatawan dalam setahun.
Berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, pada 2019 terdapat 25 desa wisata. Kemudian pada 2020 menjadi 35 desa dan setahun berikutnya menjadi 40 desa wisata.
“Hingga tahun 2022, jumlah desa wisata meningkat menjadi 55 desa wisata,” kata Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Deni Humaedi, Minggu (21/5/2023).
Menurutnya, salah satu upaya yang telah dilakukan oleh Disbudpar Kabupaten Bogor, yaitu menggelar Anugerah Wisata Desa 2022 dengan total hadiah Rp 1,3 miliar sebagai ajang apresiasi bagi desa wisata yang berprestasi.
Untuk itu, Deni mendorong pengelolaan desa wisata agar dapat menarik minat wisatawan.
“Desa wisata bukan sekadar tren, harus dikelola buat tambah keren. Dengan berbagai potensi wisata desa berupa objek dan daya tarik wisata, tata hidup keseharian masyarakat desa, adat istiadat, seni budaya dan sumber daya manusianya untuk diberdayakan,” katanya.
Ia mengatakan ada beragam potensi desa yang dapat menjadi daya tarik wisata. Selain objek wisatanya, kata dia, seni budaya, adat istiadat, tata kehidupan keseharian masyarakat desa, juga sumber daya manusianya dapat diberdayakan untuk menjadi daya tarik wisata.
Diharapkan keberadaan desa wisata ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, sehingga target tingkat kunjungan wisatawan Kabupaten Bogor pun dapat tercapai. Tahun 2023 ini, ditargetkan tingkat kunjungan wisatawan mencapai sepuluh juta.
Deni mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 sempat berdampak terhadap kunjungan wisatawan.
Ia mengatakan, sebelum pandemi, pada 2017 terdata sekitar 7,3 juta wisatawan, pada 2018 sekitar 7,5 juta wisatawan, dan pada 2019 menjadi sekitar 9,4 juta wisatawan.
Saat terjadi pandemi, menurut Dedi, pada 2020 tingkat kunjungan wisatawan anjlok, menjadi sekitar 4,4 juta. Namun, pada 2021 bisa kembali meningkat ke angka 6,08 juta dan pada 2022 disebut bisa mencapai target delapan juta.
“Tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 36 persen. Semoga tahun-tahun selanjutnya kembali meningkat,” kata Deni. (*)

You may like

Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu

PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura

Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto

Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan

Menjelang Kemerdekaan RI, Terang PLN Hadir untuk Menguatkan Harapan melalui Light Up The Dream

PHE ONWJ Dukung Kegiatan Donor Darah di Cibuaya Karawang
Pos-pos Terbaru
- GEMPA DI TUBUH POLRI! Ratusan Pamen Dimutasi, Kursi Panas Kapolres Muba Hingga Lubuklinggau Resmi Berganti!
- Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu
- PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura
- Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto
- Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan







