Regional
Pelaku Ekraf Karawang Didorong Rambah Pasar Digital
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang pada tahun 2022 akan berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif melalui digitalisasi marketing.
Fazriyan Wardani Adhitya, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbud Karawang menyampaikan bahwa akan meningkatkan dan mengembangkan kapasitas ekonomi kreatif. Selain itu ada pula program pengembangan perlindungan hak intelektual.
Ia mengatakan, pada tahun 2022 akan berfokus pada program pertama terlebih dahulu. Menurutnya, untuk pengembangan ekraf diperlukan kolaborasi dengan instansi yang lain.
“Kita ketika mau membina pelaku ekraf tidak bisa sendiri, artinya harus berkolaborasi dengan dinas terkait yang lain. Selain berkolaborasi dengan dinas, kita juga akan berkolaborasi dengan forum ekraf di Kabupaten Karawang,” ujarnya pada Senin (20/6/2022).
Ia melanjutkan, pada tahun ini telah terbentuk peraturan daerah perihal pengembangan ekraf. Pabrik yang terdapat di Kabupaten Karawang akan diajak kerjasama untuk memperluas tempat pemasaran produk.
Saat ini pelaku ekraf akan diarahkan ke digitalisasi market. Hal ini dikarenakan sebagian besar pelaku ekraf belum memiliki platform market sebagai tempat pemasaran dan pengaturan database. Platform ini akan bertujuan untuk mengolah pembeli menjadi pelanggan.
“Kebetulan untuk saat ini dari kondisi yang ada beberapa pelaku usaha ekraf sudah mempunyai akun di media sosial untuk pemasaran produk. Namun demikian banyak dari pelaku usaha ekraf yang belum memiliki platform market,” sambungnya.
Ia akan mengambil langkah dengan mengadakan bimbingan teknis dan pelatihan perihal digitalisasi marketing. Ia menyebutkan, agar semua usaha ekraf dapat menciptakan kebutuhan yang djperlukan oleh masyarakat.
Dalam bimbingan teknis akan diberikan materi iklan di media sosial, menyambungkan seluruh akun media sosial, serta pembuatan konten yang dapat menghasilkan penghasilan.
“Kita dalam waktu yang dekat ini akan mengadakan bintek. Supaya mereka tidak hanya sekedar menjual produk saja, karena konsumen itu memperlukan kebutuhan bukan hanya produk. Kita memberikan cara membuat landing page, mengkoneksikan akun bisnis di media sosial, iklan di media sosial dan upaya pembuatan konten yang mendapatkan apresiasi dari audiens,” tutupnya. (*)

You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern







