Regional
Pelajar SMK di Bogor Tewas Disabet Pedang Saat Menyeberang Jalan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Seorang pelajar tewas bersimbah darah usai disabet pedang pemotor berbonceng tiga di Jalan Raya Bogor-Jakarta, tepatnya di lampu merah Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban bersama empat temannya yang mengenakan seragam sekolah hendak menyeberang di lampu merah.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban berinisial AS, siswa kelas I SMK Bina Warga Kota Bogor asal Kelurahan Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Akibat sabetan pedang, AS menderita luka memanjang di pipi hingga leher samping kanan. AS kemudian tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kapolresta Bogor Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan identitas para pelaku yang ada dalam video viral sudah diketahui. Saat ini, pihaknya masih penyelidikan untuk menangkap pelaku.
“Pelaku (dalam rekaman video viral) sudah kita dapatkan identitasnya. Identitas lengkap sudah punya kita,” kata Bismo, Minggu (12/3/2023).
Dalam rekaman video, memperlihatkan detik-detik leher pelajar Bogor disabet pedang hingga tewas di Simpang Pomad, Kota Bogor, viral di media sosial. Pelaku tampak menggunakan motor berbonceng tiga dan memegang senjata sejenis pedang.
Dalam video viral tersebut tampak korban bersama 4 temannya sedang berdiri di median jalan atau separator, di bawah traffic light (lampu merah) Simpang Pomad. Korban dan temannya itu hendak menyeberang dan menunggu lampu merah menyala hingga kendaraan berhenti.
Pada saat bersamaan, datang pemotor berbonceng tiga dari arah Cibinong menuju Kedunghalang, Kota Bogor. Satu pelaku yang duduk di tengah jok, mengayunkan senjata tajam sejenis pedang hingga mengenai korban. Aksi sadis itu dilakukan pelaku ketika motor yang ditumpanginya sedang melaju.
Korban dan teman-temannya diduga tidak mengetahui kedatangan para pelaku. Sebab, posisi korban dan teman-temannya membelakangi jalur yang dilalui pelaku.
Saksi mata yang juga driver ojek pangkalan, Sobur, mengatakan pelaku berjumlah tiga orang. Saat beraksi pelaku menggunakan seragam sekolah saat beraksi.
“Pelaku satu motor tiga orang, pakai seragam semua, berseragam SMK. Nggak pakai almamater, kayanya sih pelaku yang ngebacok yang tengah,” kata Sobur.
Sobur mengaku sempat melihat CCTV di sekitar lokasi yang merekam sosok pelaku.
“Saya sempet lihat CCTV di gereja itu kan. Pelaku bertiga, ada yang pakai topi yang paling belakang,” kata Sobur. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Bareng DMI Kecamatan, KUA Telagasari Sosialisasikan Pentingnya ID Masjid Bagi Semua DKM
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI







