Regional
PCNU Karawang: Tidak Ada Potongan Dari RMINU, Dana Belanja Dari BOP Ponpes Sesuai Persetujuan
Published
5 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Sekertaris Jendral Pengurus Cabang Nahdathul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang, Kamaluddin Abdullah menegaskan, kegaduhan adanya pemotongan dana bantuan Biaya Operasional (BOP) pondok pesantren oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdatul Ulama (RMINU) dipastikan tidak benar.
Oleh karena itu, Kamaluddin berharap agar persepsi negatif yang memicu kegaduhan yang terjadi dapat segera diluruskan oleh seluruh pers yang bertepatan pada Hari Pers Nasional (HPN) belum lama ini.
“Soal persepsi adanya pemotongan dana bantuan BOP di sejumlah pondok pesantren memang seperti memancing kegaduhan yang terang-terangan dialamatkan pada pengurus RMINU perlu untuk diluruskan sesuai persepsi sebenarnya yang terjadi dilapangan. Kita bisa jelaskan di kantor,” jelas Kamaluddin Abdullah, melalui pesan singkat, pada Kamis (06/02).
Baca juga: Wanita Paruhbaya Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Sakit
Menurut Kamaluddin, secara tegas menyatakan bahwa tidak ada tindakan pemotongan dana bantuan operasional atau BOP untuk pondok pesantren yang dilakukan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdathul Ulama (RMINU) dengan cuma-cuma tidak seperti yang diberitakan. Akan tetapi, sambung Dia, dana bantuan operasional dari Kemenag RI akan dibelanjakan sesuai ketentuan dari pemerintah setelah melalui persetujuan dari pimpinan pondok pesantren.
“Dana bantuan bagi operasional pondok pesantren baru akan dibelanjakan setelah ada persetujuan dari pimpinan ponpes, kebetulan saja kebutuhan untuk sejumlah Ponpes bisa dibelanjakan melalui koperasi. Diantaranya, anggaran bantuan operasional pondok pesantren untuk kebutuhan semacam prokes sesuai dengan ketentuan,” tegasnya. (sgt)


You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS






