Connect with us

Regional

PCNU Karawang: Tidak Ada Potongan Dari RMINU, Dana Belanja Dari BOP Ponpes Sesuai Persetujuan

Published

on

Foto: Ilustrasi.

KARAWANG – Sekertaris Jendral Pengurus Cabang Nahdathul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang, Kamaluddin Abdullah menegaskan, kegaduhan adanya pemotongan dana bantuan Biaya Operasional (BOP) pondok pesantren oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdatul Ulama (RMINU) dipastikan tidak benar.

Oleh karena itu, Kamaluddin berharap agar persepsi negatif yang memicu kegaduhan yang terjadi dapat segera diluruskan oleh seluruh pers yang bertepatan pada Hari Pers Nasional (HPN) belum lama ini.

“Soal persepsi adanya pemotongan dana bantuan BOP di sejumlah pondok pesantren memang seperti memancing kegaduhan yang terang-terangan dialamatkan pada pengurus RMINU perlu untuk diluruskan sesuai persepsi sebenarnya yang terjadi dilapangan. Kita bisa jelaskan di kantor,” jelas Kamaluddin Abdullah, melalui pesan singkat, pada Kamis (06/02).

Baca juga: Wanita Paruhbaya Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Sakit

Menurut Kamaluddin, secara tegas menyatakan bahwa tidak ada tindakan pemotongan dana bantuan operasional atau BOP untuk pondok pesantren yang dilakukan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdathul Ulama (RMINU) dengan cuma-cuma tidak seperti yang diberitakan. Akan tetapi, sambung Dia, dana bantuan operasional dari Kemenag RI akan dibelanjakan sesuai ketentuan dari pemerintah setelah melalui persetujuan dari pimpinan pondok pesantren.

“Dana bantuan bagi operasional pondok pesantren baru akan dibelanjakan setelah ada persetujuan dari pimpinan ponpes, kebetulan saja kebutuhan untuk sejumlah Ponpes bisa dibelanjakan melalui koperasi. Diantaranya, anggaran bantuan operasional pondok pesantren untuk kebutuhan semacam prokes sesuai dengan ketentuan,” tegasnya. (sgt)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement