Regional
Pasar Rengasdengklok Sempat Mencekam, Begini Pesan Ketua PCNU Karawang!
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pedagang pasar Rengasdengklok nyaris bentrok dengan aparat pada Rabu siang kemarin (30/11/2022). Kondisi itu di picu, akibat sejumlah pedagang menolak untuk di relokasi.
Permasalahan sosial ini, di sarankan Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang versi Konfercab Attarbuyyah, KH Ahmad Ruhiyat Hasby, harusnya mendapat pelajaran khusus bagi Pemkab Karawang untuk tidak membiarkan permasalahan terus berlarut.
“Kejadian di Pasar Rengasdengklok kemarin harus menjadi pelajaran bagi Pemda Karawang agar tidak membiarkan masalah sosial berlarut-larut. Pemda harus mengajak semua pihak yang terkait dengan masalah ini untuk duduk dialog di satu meja,” pesannya, Kamis (1/12/2022).
Dalam kata lain, sambung Kiyai Uyan, semua pihak kiranya harus menghilangkan arogansi masing-masing. Dimana posisi Pemda, harus menganggap pedagang pasar adalah perwujudan rakyat yang perlu dilindungi hak-haknya, sementara pedagang juga kitanya berkenan untuk saling menghargai dan menghormati keputusan pemerintah demi kemaslahatan bersama.
“Menurut saya, semua masalah sesulit apapun pasti bisa diselesaikan dengan cara dialogis, ngopi dan ngobrol bareng,” katanya.
Sebelumya, Situasi di Pasar Rengasdengklok Kabupaten Karawang dikabarkan mencekam pada Rabu (30/11/2022) siang.
Ratusan pedagang didampingi massa LSM GMBI nyaris bentrok dengan aparat yang akan merelokasi pedagang ke Pasar Proklamasi.
Atin perwakilan LSM GMBI Karawang bagian investigasi mengatakan, pihaknya yang mendapat kuasa dari pedagang meminta pemerintah untuk menunda proses relokasi.
Pasalnya, kata Atin, saat ini para pedagang sedang berupaya menempuh jalur hukum dengan melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Karawang.
Sejumlah aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP saat ini masih berjaga di lokasi. Para pedagang juga terlihat menyalakan petasan sebagai bentuk penolakan dan meminta aparat mundur agar tidak jadi merelokasi.
Sebelumnya, Sekda Karawang, Acep Jamhuri mengakui masih ada pihak-pihak yang tak sepakat. Namun ia menegaskan proses relokasi akan tetap dilaksanakan.
“Bagi yang belum setuju ya supaya berbenah, karena itu tanah milik Pemkab dan akan dimanfaatkan untuk kepentingan Pemda. Kami mengucapkan terima kasih kepada pedagang yang sudah mulai pindah ke pasar baru,” ucapnya usai rapat bersama OPD terkait relokasi. (red)


You may like

Cerita Mahasiswa Internasional UNSIKA: Memperluas Pengalaman Akademik dan Budaya di Karawang

UNSIKA Terima 12 Mahasiswa Internasional dari 6 Negara pada Tahun Akademik 2026

Sambut Hari Jadi ke-393, Pemkab Karawang Bebaskan Denda dan Diskon Pajak PBB-P2

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
Pos-pos Terbaru
- Cerita Mahasiswa Internasional UNSIKA: Memperluas Pengalaman Akademik dan Budaya di Karawang
- UNSIKA Terima 12 Mahasiswa Internasional dari 6 Negara pada Tahun Akademik 2026
- Sambut Hari Jadi ke-393, Pemkab Karawang Bebaskan Denda dan Diskon Pajak PBB-P2
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA






