Regional
Pangandaran Diprediksi Alami Lonjakan Wisatawan Pada Libur Akhir Tahun
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Hari libur untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 semakin dekat, sejumlah daerah perketat aturan larangan adanya kerumunan guna mencegah rantai penyebaran Covid-19.
Sebagaimana dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Jawa Barat memprediksi akan terjadinya lonjakan kunjungan ke tempat wisata.
Lonjakan tersebut diprediksi terjadi saat libur akhir tahun yakni Natal dan tahun baru, sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan antisipasi penularan Covid-19.
“Kita dapat informasi dari travel terkait bagaimana berkunjung ke Pangandaran, kemungkinan akan adanya lonjakan (kunjungan wisatawan),” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rachman.
Ia juga menuturkan, sebelum musim libur akhir tahun, sudah banyak agen perjalanan wisata yang menginformasikan tentang rencana kunjungan ke tempat wisata di Kabupaten Pangandaran.
Menurutnya, prediksi lonjakan kunjungan wisatawan itu, diperkuat dengan adanya rencana penutupan daerah Puncak, Bogor dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang mengakibatkan wisatawan bisa mengarah ke daerah lain termasuk ke Pangandaran.
“Hari ini rakor (rapat koordinasi) dengan Polres Ciamis disinyalir bahwa wisata Puncak, Lembang akan ada penutupan, dan prediksi akan berkunjung ke Pangandaran,” ujar Untung Saeful Rachman.
Ia juga mengungkapkan, Kabupaten Pangandaran selalu menjadi tujuan wisatawan dari berbagai daerah saat musim libur, termasuk libur pergantian tahun.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran itu menyebutkan, tercatat pada musim libur tahun baru sebelumnya, ada sekitar 10 ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati objek wisata pantai.
“Kalau sekarang jumlah kunjungannya berapa belum bisa memprediksi ke arah sana, dilihat tahun sebelumnya mencapai 10 ribuan,” tuturnya.
Karena adanya prediksi lonjakan wisatawan itu, membuat jajarannya bersama instansi lainnya yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 melakukan berbagai langkah antisipasi untuk pencegahan penularan virus.
Untung Saeful Rachman menyebutkan sejumlah aturan siap diterapkan pada musim libur akhir tahun.
Termasuk saat malam tahun baru yakni tidak boleh ada perayaan pesta kembang api, maupun kegiatan lain yang bisa mengundang kerumunan orang.
Lebih lanjut ia juga mengatakan, sesuai instruksi Bupati Pangandaran, kendaraan roda dua dilarang berkonvoi memasuki objek wisata Pangandaran karena akan memicu kerumunan orang.
“Seluruh hotel dan restoran juga tak diperkenankan mengadakan kegiatan malam tahun baru,” ucapnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran menyebut, jajarannya juga secara rutin terus mengingatkan wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan saat masuk objek wisata di Kabupaten Pangandaran agar terhindar dari penularan COVID-19.
“Kami ada pusat informasi untuk mengedukasi masyarakat, melalui informasi pengeras suara, penyemprotan disinfektan di titik-titik yang kemungkinan terjadi kerumunan orang,” tuturnya. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com


You may like

PLN Beri Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Liburan Natal dan Tahun Baru 2024

Jasamarga: Lebih dari 500 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Polres Purwakarta Lakukan Berbagai Upaya Untuk Amankan Objek Wisata

Arus Balik Libur Natal 2023, 50 Ribu Kendaraan Masuk Lewat Tol Cipali

Jelang Natal, Jasamarga Catat 64.399 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via GT Cikampek Utama

Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Pada Libur Nataru
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Gelar Olahraga Bersama Peringati Hari K3 Sedunia 2026
- Sambut Menteri Lingkungan Hidup, FORDAS Cilamaya Siap Jadi Mitra Kritis
- Ogah Cuma Formalitas! Sekda Muba Pasang Badan, Siap ‘Bongkar’ Anggaran 2026 Demi Rakyat
- Dua Arahan Tegas Kapolres Karawang, Siaga Pengamanan May Day dan Zero Pelanggaran Anggota
- Sanema Tour Gelar Halal Bihalal Akbar, Reunikan Ribuan Alumni Jamaah Umrah Karawang Sejak 8 Tahun Lalu





