Regional
Majalengka Lampaui Angka Kematian Covid-19 se-Jabar dan Nasional
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Angka kematian akibat virus Corona di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terus bertambah. Tercatat hingga Selasa (22/12/2020) 96 dari 1.008 pasien COVID-19 di Kabupaten Majalengka meninggal dunia.
Jumlah itu diketahui jauh melebihi presentasi kematian di tingkat Jawa Barat yang hanya 1,5 persen dan tingkat nasional yang di bawah 3 persen.
“Yang jadi perhatian kita itu angka kematian, dari 1.008 kasus terkonfirmasi 96 pasien meninggal dunia. Kalau dipresentasikan 9,4 persen, itu sangat tinggi karena kalau di Jabar hanya 1,5 persen dan nasional di bawah 3 persen,” kata juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Majalengka Alimudin yang dilansir dari Detikcom.
Ia menjelaskan ada beberapa faktor penyebab tingginya angka kematian di Kabupaten Majalengka. Yang pertama kata dia rata-rata pasien yang meninggal akibat virus Corona memiliki penyakit penyerta.
“Rata-rata pasien yang datang ke rumah sakit itu dalam kondisi berat dan disertai penyakit penyerta. Kalau yang datang rata-rata sudah berat kondisinya ya ICU nya harus ada, kalau hanya di UGD ya bisa kebayang makanya harus segera diadakan,” ungkapnya.
Selain itu belum tersedianya ruang ICU untuk menangani pasien COVID-19 serta minimnya ketersediaan tempat tidur di dua rumah sakit daerah itu juga menurut Alimudin jadi faktor penyebab tingginya angka kematian di Kabupaten Majalengka.
Bahkan kata Alimudin RSUD Majalengka dan RSUD Cideres hanya menyediakan 6,5 persen tempat tidur dari yang seharusnya 30 persen sesuai standar yang ditetapkan Kemenkes.
“Kita akui memang di rumah sakit daerah yang ada di Majalengka belum tersedia ruang ICU khusus untuk menangani pasien COVID-19. Kemudian kapasitas tempat tidur itu harusnya 30 persen dan di dua rumah sakit yang ada baru menerapkan 6,5 persen artinya masih jauh dari standar,” tegasnya.
Saat ini dari kapasitas 15 tempat tidur yang ada di RSUD Majalengka semuanya sudah terisi penuh. Sementara di RSUD Cideres dari 15 tempat tidur yang ada hanya tersisa 3 tempat tidur.
Alimudin juga menegaskan Bupati Majalengka Karna Sobahi telah meminta pihak dua rumah sakit daerah tersebut untuk segera menyediakan ruang ICU serta menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien COVID-19.
“Bupati sudah menekankan untuk diadakan ruangICU dan untuk segera dilakukan penambahan tempat tidur di rumah sakit. Bupati meminta dua hal itu segera di tindaklanjuti,”pungkasnya. (*)
Sumber: Detikcom


You may like

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Fasilkom Unsika Gandeng Brits Hotel Karawang Melalui Program Magang

Tim Hukum Jabar Istimewa Beberkan Kronologi Kasus Si Nenek dan Perempuan Muda, Interval Visum Jadi Sorotan

Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah

Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM

NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah

Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Fasilkom Unsika Gandeng Brits Hotel Karawang Melalui Program Magang
- Tim Hukum Jabar Istimewa Beberkan Kronologi Kasus Si Nenek dan Perempuan Muda, Interval Visum Jadi Sorotan
- Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah
- Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM
- NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah






