Connect with us

Regional

Longsor di Garut, Seorang Nenek Selamat Usai Terseret Tanah

Published

on

INFOKA.ID – Longsor terjadi di Kampung Cibentang, Desa Sanding, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (5/4/2022). Musibah longsor tersebut terjadi sekira pukul 06.00 WIB dengan luas tiga hektare.

Dari keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bencana tanah longsor tersebut terjadi di kawasan pesawahan.

“Ya benar ada longsor, sudah dikonfirmasi ke pihak kecamatan dan lokasinya jauh dari pemukiman warga,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Garut, Satria Budi, Selasa (5/4/2022).

Saat terjadi longsor, ada beberapa warga yang sedang beraktifitas membajak sawah. Salah satunya seorang nenek yang dikabarkan berhasil selamat setelah tertimbun longsor.

“Mereka sedang bertani, tapi Alhamdulillah, tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan,” katanya.

Dia mengatakan longsor di areal pertanian itu diduga akibat adanya saluran air yang tersumbat, namun informasi lebih lanjutnya Dinas Pertanian Kabupaten Garut akan melakukan pemeriksaan dan menghitung kerugian akibat longsor itu.

“Alhamdulillah, sekarang lagi asesmen oleh Dinas Pertanian akibat kejadian tersebut, informasinya, ada saluran yang tersumbat,” katanya.

Seorang korban selamat dari longsor, Ruhiyah (73) warga Kampung Saktijaya, Desa Sanding, Malangbong mengatakan sebelum kejadian sempat mendengar suara gemuruh, kemudian datang longsor.

Dirinya sempat terseret, beberapa kali terjatuh, dan sempat juga tertimbun kemudian kembali terseret oleh longsor hingga akhirnya bisa merangkak ke tempat yang aman lalu diselamatkan oleh warga.

“Nenek terus saja merangkak, menjauh,” katanya.

Selain Ruhiyah, ada juga warga lainnya yang juga terdampak bencana tanah longsor yakni Suhanda (50) dan Sumarni (57) warga Desa Sanding.

Pengakuan Sumarni, material longsor itu tidak menimbunnya, hanya menyeretnya seperti air sampai beberapa meter hingga akhirnya longsor berhenti lalu lari ke tempat aman.

“Seperti terbawa air, pas sudah jauh lalu tanahnya berhenti,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement