Regional
KMPSS Kritik Dinasti Keluarga Gubernur Sumsel Dalam Pemerintahan
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Komunitas Masyarakat Peduli Sumatera Selatan (KMPSS), memberikan kritikan kepada Gubernur Sumatera Selatan, atas penempatan kerabat, keluarga di posisi strategis di birokrasi di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Selatan
Menurut Ade Indra Chaniago dari Demokrasi Institute, kritisi dari kamu yang tergabung dalam KMPSS merupakan bentuk kasih sayang, kepada Gubernur Sumatera selatan, Selasa (6/4/2021) di Hotel Anugrah, di jalan Jenderal Sudirman Kel. Sungai pangeran Ilir timur I Palembang.
“Prestasi tidak ada tapi sibuk membangun dinasti. Sumsel ini punya siapa, apa punya Herman Deru dalam tanda kutip sebagai Gubernur,” jelas Ade Indra Chaniago.
“Ini Provinsi bukan kabupaten, banyak sumber daya manusia yang handal, jadi tidak ada alasan untuk mengutamakan keluarga,” sambungnya lebih lanjut.
Ade juga menyebutkan beberapa nama keluarga Gubernur Sumsel yang menduduki posisi strategis, seperti:
1. Kakak Kandung HD, E. Piterdono, Komisaris PTBA
2. Ipar HD – Isteri E Piterdono, Nora Elisya, Kepala BKD Sumsel
3. Ipar HD – Adik Kandung Febrita, Firnaz Lustian, Kepala UPTD Samsat Palembang
4. Menantu HD – Suami Percha, dr Syamsuddin Isaac, Wakil Direktur RS Siti Fatimah
5. Noversa, Komisaris Bank Sumsel, Sepupu HD
6. Adik HD, Kepala RS Khusus Mata
7. Saudara Ipar HD, kaka permpuan istri HD,Bendahara PMI prov Sumsel
8. Yeni Kabid PDLL Bapenda Kakak Istri HD
9. Ipar HD, Kepala Samsat I Palembang, Lucky, adek Febrita
10 Ipar DH, Kabid DP3MD, Yudha, Ade Febrita
11. Adik HD, Kabid SMK Diknas Prov Sumsel, Mondi
12. Ponakan HD, Sekretaris PUBM, Noviar
13. Istri Ipar HD, PLt. Dukcapil Prov. Sumsel, Hj Septiana Zuraida
Dilain itu, Direktur Sriwijaya Corruption Wacth (SCW) Mukri AS menilai jika dinasti birokrasi dapat melonggarkan, menciptakan sebuah kolusi yang akan mengarah ke tindakkan korupsi.
“Jadi kami minta hilangkalah dinasti birokrasi di Sumsel, dan ini sebagai wujud sayang kami kepada Sumatera Selatan,”terangnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Komunitas Gerakan Rahmat Sandi Iqbal, setelah melakukan urung rembuk atas situasi ini, kami akan memberikan medali emas kepada Gubernur.
“Rencananya besok kami akan serahkan medali kepada Gubernur sebagai bentuk apresiasi, “tandasnya.
Hadir dalam Konfrensi Pers, Rahmat Sandi Iqbal Gerakan pemuda Nusantara (GPN),
Ahmaf Faisal Gerakan Radikal Korusi Kolusi Nepatisme (Garda Anti KKN ), Rahmat Hidayat dari Himpunan Mahasiswa Pemuda Anti KKN, Mukri.As.Sriwijaya Corruption Wacth (SCW),
Umar Yuli Akbar dari Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (GMAKI), Sukma Hidayat lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI), Yudin Hermin Laskar Ampera dan Ade Indra Chaniago (AIC) dari Demokrasi Institute. (sya)


You may like

Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”

HUT Kota Palembang ke-1343, Diskominfo Gelar Lomba Gaplek dan E-Sport Antar Pegawai-Media

KORMI Kota Palembang Meriahkan HUT Palembang ke-1343, 18 Kecamatan & 29 UPTD Bahagia Jalin Silaturahmi

Targetkan Banjir Palembang Berkurang 50% Tahun Depan, DPRD Percepat Pansus Banjir

Ogah Cuma Formalitas! Sekda Muba Pasang Badan, Siap ‘Bongkar’ Anggaran 2026 Demi Rakyat

NasDem Sumsel Siapkan Amunisi Gen z Ubah Stigma Politik Kotor Jadi Gerakan Perubahan
Pos-pos Terbaru
- GEMPA DI TUBUH POLRI! Ratusan Pamen Dimutasi, Kursi Panas Kapolres Muba Hingga Lubuklinggau Resmi Berganti!
- Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu
- PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura
- Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto
- Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan






