Nasional
Ketua KPU Belum Kepikiran Untuk Menunda Pilkada
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengonfirmasi kabar tentang pertemuan antara pihak KPU dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada Jumat (18/9/2020).
Arief membenarkan adanya pertemuan itu. Namun, Arief enggan mengungkapkan materi apa saja yang dibahas bersama Presiden.
“Itu enggak untuk dipublikasikan. Bukan pertemuan yang untuk dipublikasikan,” ujar Arief dilansir dari Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).
Sedianya, Arief yang akan bertemu Presiden pada Jumat. Tapi, setelah hasil swab test menunjukkan dirinya positif Covid-19, dia urung berangkat Istana Bogor.
Swab test merupakan syarat yang wajib dilakukan sebelum mengikuti rapat bersama presiden dan pejabat lain. Arief kemudian digantikan oleh komisioner KPU lain.
Sementara itu, saat disinggung tentang kemungkinan Pilkada 2020 ditunda, Arief mengatakan, belum ada pikiran ke arah sana.
“Belum ada pikiran itu. Ya mudah-mudahanlah pandemi Covid-19 ini melandai sampai Desember nanti,” ujar Arief. “Sampai hari ini masih siap semua (tahapan pilkada),” kata dia. (*)
Sumber: Kompas.com


You may like

Dibawah 70 Persen, Partisipasi Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada Karawang Rendah

KPU Marende, Kerjasama KPU Dengan Permata Karawang Sosialisasikan Pilkada Damai

Polda Jabar Terjunkan 19 Ribu Personel Untuk Amankan Pilkada Serentak 2024

Bersama MUI, KPU Karawang Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024 Tanpa Ekses

Pilkada Karawang 2024, KPU Tetapkan DPS sebanyak 1.804.784 orang

KPU Siapkan Tiga Kali Debat Untuk Pilkada 2024
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS






