Regional
Keterisian Ruang Covid-19 di Jabar Capai 48 Persen
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Ketua Harian Satgas Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad mengungkapkan adanya lonjakan keterisian tempat tidur (BOR) khusus pasien Covid-19 di Jawa Barat bertambah dari 39 persen menjadi 48 persen dalam satu pekan terakhir.
Dilansir dari Detikcom, berdasarkan data yang ditampilkan Pikobar, terdapat 12.845 tempat tidur dari 326 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19. Dari jumlah tersebut 6.181 atau sekitar 48,12 persen telah terisi. Sementara itu jumlah warga yang masih dalam isolasi atau perawatan sebanyak 20.225 orang.
“Sehari naik satu sampai dua persen, ini memang ada peningkatan walau pun kasus tidak terlalu melonjak, sebetulnya, saya lihat di angka yang muncul di rilis dan keterangan di daerah, tapi yang masuk ke RS banyak,” kata Daud, Senin (7/6/2021).
Pihaknya mengimbau kepada warga yang terpapar dan melakukan isolasi di rumah, bila terdapat gejala segera laporkan kepada fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saya kira sudah dalam seminggu ini Pak Sekda, sudah dua kali rapat bersama para kepala dinas provinsi, kadis kabupaten/kota dan kepala rumah sakit, tiap malam membicarakan ini. Yang harus tersedia itu obat dan perlengkapan, kedua hal itu tidak masalah, tapi beberapa rumah sakit terkendala SDM,” katanya.
“Seperti di Al Ihsan dia 150 sudah full, dia mau menambah 40 kamar tapi terkendala SDM. Kita bekerjasama dengan PPNI ada penmabahan 37 tenaga kesehatan untuk menambah kamar di Al Ihsan,” ucap Daud melanjutkan.
Selain itu, Daud juga mengatakan pihaknya tengah berupaya untuk mengurangi angka keterpaparan nakes di rumah sakit. Seperti diketahui, terdapat 61 nakes yang secara akumulasi dirawat sejak Mei 2021.
“Yang sekarang ramai di RSHS memang masih ada 8 orang dokter, dan dokter RSHS-nya sendiri 3 orang. Jadi akumulasi di RSHS itu yang terpapar kurang dari 2 persen,” kata Daud.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah memberikan vaksinasi, kemudian mengabulkan permintaan rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan terkait APD. Baik itu masker atau pakaian secara lengkap.
“Kita juga memfasilitasi tempat menginap untuk nakes, kita di Bandung masih ada satu tempat untuk menampung para nakes agar mereka bisa tinggal dengan nyaman,” pungkasnya. (*)
Sumber: Detikcom

You may like

Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah

Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM

NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah

Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir

Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
Pos-pos Terbaru
- Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah
- Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM
- NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah
- Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir
- Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit







