Nasional
Kemenkominfo Ingatkan Kembali Masyarakat Untuk Tidak Sebar Hoaks
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat dan menyebarkan hoaks, termasuk yang berkaitan dengan vaksin Covid-19 di dunia maya.
“Mari kita hadapi peralihan dari pandemi ke endemi dengan membersihkan ruang digital dari konten-konten hoaks terkait vaksin maupun Covid-19 secara umum,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong dilansir Antara, Sabtu (15/10/2022).
Meski kasus Covid-19 mulai melandai, menurut Usman, Kementerian Kominfo masih menemukan 546 konten hoaks soal vaksin Covid-19 di media sosial per 2 Oktober 2022.
Berdasarkan data resmi Kementerian Kominfo, hoaks vaksin Covid-19 itu disebarkan di berbagai platform media sosial yang populer di Indonesia. Kemenkominfo mendapati sebaran konten tersebut mencapai ribuan kali.
Hoaks soal vaksin Covid-19 paling banyak tersebar di platform Facebook, sebaran konten mencapai 3.088. Hoaks vaksin Covid-19 juga banyak beredar di Twitter, yakni 140 sebaran.
Selain kedua platform itu, Kementerian Kominfo juga menemukan hoaks vaksin Covid-19 tersebar di Instagram, TikTok, dan YouTube, secara berurutan berjumlah 21, 30, dan 43 konten.
Kementerian Kominfo sudah menurunkan (take down) semua hoaks vaksin Covid-19 yang tersebar Facebook, Twitter, TikTok, Instagram, dan YouTube per 2 Oktober, yang totalnya 3.322.
Kementerian Kominfo menemukan 2.240 isu hoaks yang berkaitan dengan Covid-19 sejak 23 Januari 2020 sampai 2 Oktober 2022. Sebaran konten tersebut mencapai 6.504.
Facebook masih menjadi platform yang paling sering menjadi tempat penyebaran hoaks Covid-19. Sebanyak 5.726 dari total sebaran hoaks Covid-19 ditemukan di Facebook.
Platform Twitter menjadi tempat kedua terbanyak dalam hal sebaran hoaks Covid-19, yaitu 615 sebaran. Dari jumlah itu, baru 582 yang diturunkan, lainnya masih dalam proses.
Hoaks Covid-19-19 juga tersebar di TikTok (56 sebaran), YouTube (55) dan Instagram (52).
Dari total 6.504 sebaran konten hoaks Covid-19, Kementerian Kominfo sudah menurunkan 6.178. Sementara 326 lainnya sedang ditindaklanjuti.
Selain menurunkan konten, Kementerian Kominfo juga mengajukan 767 hoaks Covid-19 untuk dilanjutkan ke jalur hukum per 2 Oktober.
Usman mengatakan hoaks tersebut dibawa ke jalur hukum jika meresahkan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum. (*)
Sumber: Antara


You may like

Kominfo Terima Kunci Dekripsi untuk Membuka Data PDNS 2 dari Hacker Brain Cipher

Pemkab Karawang Ikuti Evaluasi Program Smart City Bersama Kemenkominfo RI

Pemerintah Tak Akan Bayar Tebusan 8 Miliar Dollar yang Diminta Peretas Server PDN

PDN Diduga Diserang Ransomware, Kominfo Koordinasi dengan Polri-BSSN

Menkominfo Minta Starlink Wajib Buka Kantor Operasional di Indonesia

Terkait Berita Hoaks Penetapan Caleg Terpilih, Kuasa Hukum HES Pastikan Perkara ke Persidangan
Pos-pos Terbaru
- Bikin Bangga! Elfian Pratama, Bocah Asli Rengasdengklok Karawang Borong Trofi Juara dan Gelar Best Player
- Kondisi Gelap Gulita di Malam Hari, SMPN 3 Rengasdengklok Rawan Pembobolan dan Butuh Penerangan Jalan Umum
- Enam Tahun Berturut-turut, AKP Hasanuddin Bahar Kembali Jadi Komandan Upacara Bendera HUT ke-81 RI di Karawang
- Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karawang Berlangsung Khidmat dan Kondusif
- Pertandingan Piala Soeratin U17 PSSI Karawang 2026 Berlangsung Aman dan Kondusif






