Regional
Kejari Ogan Ilir ‘Ciduk’ Oknum’ Anggota DPRD Terkait Mafia Tanah
Published
6 bulan agoon
By
Redaksi
OGAN ILIR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir ke-22 yang seharusnya berlangsung khidmat, mendadak gempar. Seorang oknum anggota DPRD Ogan Ilir berinisial YS, dikabarkan dijemput paksa oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir tepat setelah mengikuti Rapat Paripurna istimewa, Rabu (7/1/2026).
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa YS, yang merupakan politisi dari Fraksi Partai Gerindra, dibawa oleh tim korps adhyaksa sesaat setelah acara makan siang usai. Suasana di gedung wakil rakyat yang semula penuh tawa perayaan seketika berubah tegang saat proses penjemputan berlangsung.
Penjemputan paksa ini diduga kuat merupakan buntut dari sikap tidak kooperatif YS yang disebut telah mangkir dari panggilan penyidik sebanyak tiga kali berturut-turut. YS sedianya diperiksa sebagai saksi kunci dalam pusaran kasus dugaan mafia tanah terkait penjualan lahan di Desa Bangkung, Kecamatan Indralaya Utara.
Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua DPRD Ogan Ilir sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Ogan Ilir, Edwin Cahaya Putra, tidak menampik adanya koordinasi dari pihak kejaksaan sebelumnya.
“Itu sepenuhnya kewenangan kejaksaan. Memang sebelumnya pihak kejaksaan pernah meminta tolong kepada saya untuk membantu menghadirkan Pak Yansori guna keperluan pemeriksaan sebagai saksi,” ungkap Edwin saat dikonfirmasi awak media di depan ruang kerjanya.
Meski demikian, Edwin mengaku belum menerima informasi resmi mengenai status penahanan maupun detail pengamanan terhadap anggotanya tersebut.
“Terkait isu dia diamankan (ditahan), kami belum tahu karena belum ada pemberitahuan resmi. Sejauh yang saya tahu berdasarkan surat yang masuk, kapasitasnya masih sebagai saksi. Kalau statusnya masih saksi, tentu tidak mungkin masuk DPO,” tegas Edwin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Ogan Ilir masih menutup rapat informasi dan belum memberikan keterangan pers resmi terkait detail penjemputan maupun progres penyidikan kasus mafia tanah yang tengah menjadi sorotan publik tersebut.(Syaiful Jabrig)


You may like

Diberondong 4 Peluru di Sela Sengketa Lahan, Begini Detik-detik Mencekam Penangkapan Pelaku di Riau!

Mantap! Pelantikan Pengurus KORMI Palembang Periode 2026-2030 Digelar Juli Mendatang

HUT Kota Palembang ke-1343, Diskominfo Gelar Lomba Gaplek dan E-Sport Antar Pegawai-Media

Targetkan Banjir Palembang Berkurang 50% Tahun Depan, DPRD Percepat Pansus Banjir

Guncang Palembang! Otto Hasibuan Lantik 181 “Pendekar Hukum” Baru: Integritas Adalah Harga Mati!

Hj Rosnani “Tabuh Genderang Perang” di Polda Sumsel: Bongkar Dugaan Penggelapan Oknum Pengurus KUD SDL!
Pos-pos Terbaru
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
- District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
- Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama






