Regional
Kejari Ogan Ilir ‘Ciduk’ Oknum’ Anggota DPRD Terkait Mafia Tanah
Published
10 bulan agoon
By
Redaksi
OGAN ILIR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir ke-22 yang seharusnya berlangsung khidmat, mendadak gempar. Seorang oknum anggota DPRD Ogan Ilir berinisial YS, dikabarkan dijemput paksa oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir tepat setelah mengikuti Rapat Paripurna istimewa, Rabu (7/1/2026).
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa YS, yang merupakan politisi dari Fraksi Partai Gerindra, dibawa oleh tim korps adhyaksa sesaat setelah acara makan siang usai. Suasana di gedung wakil rakyat yang semula penuh tawa perayaan seketika berubah tegang saat proses penjemputan berlangsung.
Penjemputan paksa ini diduga kuat merupakan buntut dari sikap tidak kooperatif YS yang disebut telah mangkir dari panggilan penyidik sebanyak tiga kali berturut-turut. YS sedianya diperiksa sebagai saksi kunci dalam pusaran kasus dugaan mafia tanah terkait penjualan lahan di Desa Bangkung, Kecamatan Indralaya Utara.
Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua DPRD Ogan Ilir sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Ogan Ilir, Edwin Cahaya Putra, tidak menampik adanya koordinasi dari pihak kejaksaan sebelumnya.
“Itu sepenuhnya kewenangan kejaksaan. Memang sebelumnya pihak kejaksaan pernah meminta tolong kepada saya untuk membantu menghadirkan Pak Yansori guna keperluan pemeriksaan sebagai saksi,” ungkap Edwin saat dikonfirmasi awak media di depan ruang kerjanya.
Meski demikian, Edwin mengaku belum menerima informasi resmi mengenai status penahanan maupun detail pengamanan terhadap anggotanya tersebut.
“Terkait isu dia diamankan (ditahan), kami belum tahu karena belum ada pemberitahuan resmi. Sejauh yang saya tahu berdasarkan surat yang masuk, kapasitasnya masih sebagai saksi. Kalau statusnya masih saksi, tentu tidak mungkin masuk DPO,” tegas Edwin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Ogan Ilir masih menutup rapat informasi dan belum memberikan keterangan pers resmi terkait detail penjemputan maupun progres penyidikan kasus mafia tanah yang tengah menjadi sorotan publik tersebut.(Syaiful Jabrig)

You may like

PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

Gubernur Sumsel Kukuhkan Pengurus IKA Muba 2026–2030, Apriyadi: IKA Muba Adalah Umah Kita Bersama

H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi

Tim Gabungan Ormas Dan LSM Muba Temukan Angkutan Minyak Illegal/Bleaching Keluar Wilayah Musi Banyuasin

Resmi Dilantik! Pordibya Sumsel Siap Lahirkan Generasi Juara dan Jadi “Rumah Bersama” Para Atlet
Pos-pos Terbaru
- Cemburu Buta, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar hingga Tewas di Kontrakan
- Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa
- Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan
- Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa






