Regional
Kejari Ogan Ilir ‘Ciduk’ Oknum’ Anggota DPRD Terkait Mafia Tanah
Published
8 bulan agoon
By
Redaksi
OGAN ILIR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir ke-22 yang seharusnya berlangsung khidmat, mendadak gempar. Seorang oknum anggota DPRD Ogan Ilir berinisial YS, dikabarkan dijemput paksa oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir tepat setelah mengikuti Rapat Paripurna istimewa, Rabu (7/1/2026).
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa YS, yang merupakan politisi dari Fraksi Partai Gerindra, dibawa oleh tim korps adhyaksa sesaat setelah acara makan siang usai. Suasana di gedung wakil rakyat yang semula penuh tawa perayaan seketika berubah tegang saat proses penjemputan berlangsung.
Penjemputan paksa ini diduga kuat merupakan buntut dari sikap tidak kooperatif YS yang disebut telah mangkir dari panggilan penyidik sebanyak tiga kali berturut-turut. YS sedianya diperiksa sebagai saksi kunci dalam pusaran kasus dugaan mafia tanah terkait penjualan lahan di Desa Bangkung, Kecamatan Indralaya Utara.
Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua DPRD Ogan Ilir sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Ogan Ilir, Edwin Cahaya Putra, tidak menampik adanya koordinasi dari pihak kejaksaan sebelumnya.
“Itu sepenuhnya kewenangan kejaksaan. Memang sebelumnya pihak kejaksaan pernah meminta tolong kepada saya untuk membantu menghadirkan Pak Yansori guna keperluan pemeriksaan sebagai saksi,” ungkap Edwin saat dikonfirmasi awak media di depan ruang kerjanya.
Meski demikian, Edwin mengaku belum menerima informasi resmi mengenai status penahanan maupun detail pengamanan terhadap anggotanya tersebut.
“Terkait isu dia diamankan (ditahan), kami belum tahu karena belum ada pemberitahuan resmi. Sejauh yang saya tahu berdasarkan surat yang masuk, kapasitasnya masih sebagai saksi. Kalau statusnya masih saksi, tentu tidak mungkin masuk DPO,” tegas Edwin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Ogan Ilir masih menutup rapat informasi dan belum memberikan keterangan pers resmi terkait detail penjemputan maupun progres penyidikan kasus mafia tanah yang tengah menjadi sorotan publik tersebut.(Syaiful Jabrig)


You may like

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar

Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel

BONGKAR BOROK PENGUASA! Laskar Sumsel Siap Lumpuhkan Kantor Gubernur, Serukan Perang Terbuka Lawan Korupsi dan Pejabat Arogan!

GEMPA DI TUBUH POLRI! Ratusan Pamen Dimutasi, Kursi Panas Kapolres Muba Hingga Lubuklinggau Resmi Berganti!

Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”

Diberondong 4 Peluru di Sela Sengketa Lahan, Begini Detik-detik Mencekam Penangkapan Pelaku di Riau!
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






