Regional
Kejadian di India Tidak Ingin Terjadi di Garut, Wabup Ingatkan Pentingnya Prokes
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengingatkan semua pihak untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar kejadian penyebaran Covid-19 yang marak seperti di India tidak sampai terjadi di Garut.
Dirinya menyayangkan masih banyaknya kerumunan pada acara buka bersama yang digelar di sejumlah rumah makan atau restoran di wilayah perkotaan Garut selama bulan Ramadhan 2021.
Helmi pun mengingatkan kepada para pengelola rumah makan atau restoran di Garut untuk memperhatikan kapasitas pengunjung sesuai aturan. Jangan karena sedang laku, lantas mengabaikan protokol kesehatan termasuk kapasitas pengunjung.
“Masih ada laporan banyaknya rumah makan dan restoran di wilayah perkotaan Garut yang menggelar acara buka bersama dengan jumlah pengunjung berjubel. Ini tentu sangat kita sayangkan dan kita tentunya sangat tak mengharapkan,” kata Helmi, Minggu (2/5/2021).
Menurut Helmi, kegiatan buka bersama yang dilakukan tanpa mempertihatikan prokes terutama pembatasan jumlah pengunjung sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19.
Oleh karena itu, ia meminta semua pihak, mulai dari pengusaha, masyarakat, hingga petugas untuk senantiasa patuh dan tetap melaksanakan prokes.
Helmi pun meminta petugas jangan bosan-bosan terus mengingatkan warga dan para pengusaha terkait pentingnya pelaksanaan prokes.
Jika diperlukan, petugas juga harus berani bertindak tegas sepanjang seusai prosedural. Menurutnya, di Kabupaten Garut saat ini penularan Covid-19 masih terus terjadi.
Bahkan, sejumlah desa sudah ada yang masuk zona merah, menunjukan tingkat kerentanan yang sangat tinggi terhadap penyebaran Covid-19.
“Kegiatan apapun apalagi yang mengundang kerumunan massa saat ini harus menaati protokol kesehatan yang sangat ketat. Tentunya, kita tidak mau kasus seperti di India terjadi di kita sebagaimana hal ini juga sempat diungkapkan bapak presiden,” katanya.
Terjadinya lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di India menurut Helmi harus menjadi perhatian semua pihak, jangan sampai hal itu terjadi di Garut.
Maka dari itu ia kembali mengingatkan pentingnya penerapan prokes seperti memakai masker, mencucui tangan, dan menghindari kerumunan yang sampai saat ini dinilai paling epektif guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.
Momentum Idul Fitri 2021, tambah Helmi, juga patut diwaspadai karena juga sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19 jika tak diantisipasi dengan baik.
Pemkab Garut pun terus berupaya agar tak terjadi klaster dari momentum Idul Fitri 2021 dengan semakin menggiatkan sosialisasi penerapan prokes Covid-19.
Masih menurut Helmi, dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian, Pemkab Garut pun melaksanakan kegiatan penyekatan guna mencegah warga dari luar daerah masuk ke Garut.
Selain itu, saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 2021 nanti akan diberlakukan pengaturan dengan pembagian tempat agar tidak terlalu banyak kerumunan orangnya dan disiagakan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
“Tentu saja pada pelaksanan Salai Id juga akan kita terapkan prokes mengingat tingkat kerentanan yang sangat tinggi akibat banyaknya orang. Salat Id diimbau untuk dilaksanakan di banyak tempat, lapang kecil atau masjid-masjid yang ada di perkampungan supya tak terfokus ke lapangan besar semua sehingga pemantauannya bisa lebih mudah,” ucap Helmi. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com

You may like

Musyawarah Daerah DPD FK-PKBM Kabupaten Garut Berjalan Lancar dan Tertib

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar Untuk Bumdes Motekar

Dispertan Garut Bangun Rumah Burung Hantu Untuk Kendalikan Serangan Hama Tikus di Sawah

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci

Geger Kasus Mutilasi dalam Karung di Garut, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Tangkap Pria di Garut yang Konsumsi dan Jual Ganja Hasil Tanam Sendiri
Pos-pos Terbaru
- Tim Hukum Jabar Istimewa Beberkan Kronologi Kasus Si Nenek dan Perempuan Muda, Interval Visum Jadi Sorotan
- Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah
- Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM
- NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah
- Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir







