Connect with us

Regional

Kecelakaan Kereta Api Turangga Dengan KA Commuterline Bandung Raya, 4 Petugas KAI Meninggal Dunia

Published

on

INFOKA.ID – Kecelakaan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuterline Bandung Raya, di Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023), 4 orang petugas KA meninggal dunia dan puluhan mengalami luka.

“Informasi korban yang terbaru itu sebanyak 28 korban terluka, kemudian yang meninggal ada empat orang,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo di Bandung, Jumat (5/1/2024),

Ibrahim menyampaikan korban kecelakaan yang terluka sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka dan fasilitas kesehatan yang lain supaya bisa mendapat pertolongan medis yang dibutuhkan.

Adapun 4 orang yang meninggal dunia akibat tabrakan kereta api, yakni Ponisam (47) yang merupakan masinis Kereta Api Lokal berasal dari Rancaekek, Julian Dwi Setiono, asisten masinis berasal dari Ngamprak Kabupaten Bandung Barat.

Selain itu Ardiansyah (30) seorang pramugara Kereta Turangga, berasal dari Majalaya, Kabupaten Bandung. Kemudian, Enjang seorang petugas keamanan di Kereta Lokal Bandung Raya. Korban terjepit di bagian depan kereta.

Sementara, EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, KAI sangat berduka dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat petugas KA.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya sejumlah petugas KA akibat kecelakaan tersebut. Kami sangat mengapresiasi jasa mereka yang telah berkontribusi terhadap perusahaan,” ucap Raden Agus dalam keterangannya.

Sedangkan dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Commuterline sebanyak 191 penumpang, tercatat sekitar 22 penumpang mengalami luka ringan.

22 penumpang tersebut telah dibawa ketiga Rumah Sakit terdekat, untuk mendapat perawatan dengan rincian RSUD Cicalengka 18 orang, RS Edelweis 2 orang dan RS AMC 2 orang.

Sementara itu, Raden mengatakan bahwa para penumpang yang selamat dan telah dievakuasi, langsung dibawa ke stasiun terdekat untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi yang KAI sediakan.

Raden melanjutkan, para penumpang yang selamat dan telah dievakuasi langsung dibawa ke stasiun terdekat untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi yang KAI sediakan.

Saat ini, seluruh tim KAI beserta pihak-pihak terkait seperti TNI/Polri, Basarnas, DJKA Kemenhub, KNKT, dan pihak-pihak lain sedang melakukan upaya penanganan kecelakaan kedua kereta tersebut.

Untuk mengatasi perjalanan sejumlah rangkaian KA yang akan melintas di jalur tersebut, KAI tengah melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain. (*)

Sumber: Berbagai sumber