Connect with us

Regional

Kecelakaan di Tol Cipali: Elf Terseret 400 Meter Usai Tabrak Truk, 3 Orang Meninggal

Published

on

INFOKA.ID – Kecelekaan lalu lintas mikrobus elf terseret sejauh 400 meter setelah menabrak kendaraan truk di Jalan Tol Cipali-Palimanan (Cipali). Tiga orang tewas dalam peristiwa ini.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di KM 135-900 Jalur A, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Senin (19/9/2022) sekitar Pukul 07.00 WIB.

“3 orang meninggal dunia, 15 luka-luka,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam keterangannya, Senin (19/9/2022).

Ibrahim menerangkan dalam kejadian ini, pengendara truk meninggalkan lokasi kejadian. Sementara itu, untuk kronologi kejadian elf tersebut menabrak bagian belakang truk.

“(Sopir dan) kendaraan jenis truk yang tidak diketahui identitasnya (setelah terjadi meninggalkan tempat kejadian) pada saat melaju di lajur sebelah kiri atau lajur lambat arah Jakarta ke Cirebon telah tertabrak dari belakang oleh kendaraan mikrobus yang datang dari arah yang sama,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Indramayu AKP Angga Handiman mengatakan, sebelum mengalami kecelakaan, mobil Elf bernopol BE-7031-VA itu berangkat dari Lampung untuk menuju ke arah Jawa.

“Jadi kendaraan (mobil Elf) tersebut berangkat dari Lampung, itu pada pukul 11 siang kemarin,” kata Angga Handiman.

Setibanya di Tol Cipali, tepatnya KM 135-900, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mobil elf tersebut terlibat kecelakaan dengan menabrak bagian belakang truk.

Menurut Angga, setelah menabrak bagian belakang truk, mobil elf tersebut bahkan sempat terseret hingga kurang lebih sejauh 400 meter. Polisi menduga kecelakaan tersebut terjadi akibat pengemudi mobil elf yang kelelahan dan mengantuk.

“Dugaan sementara sopir elf kelelahan dan mengantuk. Karena dari keterangan saksi penumpang, bahwa sopir elf itu mengemudikan kendaraan dari Tangerang pukul setengah 4 subuh sampai KM 135-900 itu tanpa beristirahat. Dia hanya berhenti dua kali dan itu pun hanya sekedar meminun kopi,” kata Angga.

Dikatakan Angga, dugaan itu juga diperkuat oleh tidak adanya bekas pengereman dari mobil elf tersebut. Hal ini disampaikan Angga berdasarkan hasil dari olah TKP.

“Yang menguatkan, dari hasil olah TKP juga tidak adanya bekas rem dari mobil Elf tersebut,” ucap dia.

Tiga orang korban meninggal telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Sementara dari 16 korban luka-luka, 9 di antaranya tengah dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon. (*)

Sumber: Detikcom

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement