Connect with us

Regional

Kasus Pemuda Injak Al Quran, MUI Kota Sukabumi Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Published

on

INFOKA.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi meminta warga tidak main hakim sendiri pada pemuda yang injak Al Quran.

“Kami meminta kaum muslimin jangan terprovokasi dengan kejadian tersebut. Apalagi kita baru menyelesaikan Idul Fitri,” kata Ketua I MUI Kota Sukabumi KH Apep Saefulloh dilansir TribunJabar.id, Kamis (5/5/2022).

Apep meminta umat Islam khususnya di Kota Sukabumi mempercayakan kasus pemuda injak Al Quran tersebut kepada polisi.

“Mereka (warga masyarakat) yang tahu persis kejadian tersebut pertama jangan jadi hakim sendiri karena tidak dibenarkan dalam ajaran Islam, lalu laporlah kepada orang-orang yang memiliki jabatan termasuk RT, RW, Lurah atau Polsek. Namun kita tetap waspada,” ujarnya.

Menanggapi video dugaan penistaan dan penodaan agama itu, pihaknya akan melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan mulai dari pemeriksaan kejiwaan hingga dorongan untuk bertaubat.

“Kita harus cross check dulu apakah itu dalam keadaan sadar atau tidak sadar artian anak tersebut sehat atau tidak otaknya, kejiwaannya. Setelah sehat apa motivasinya melatarbelakangani dia seperti itu, apakah pribadi atau ada dorongan dari orang lain. Yang jelas itu penodaan agama atau penistaan agama,” jelasnya.

“Jika ada dugaan penistaan agama oleh Qodhi ya dalam artian pemimpin dia disuruh taubat kalau merasa menyesal dan pembinaan lain. Kalau tidak menyesal dan mutlak dalam keadaan sadar dia menginjak-injak Al Quran maka diproses secara hukum,” jelasnya.

Dia meminta kepada semuanya, agar menyerahkan ke pihak aparat kepolisian untuk menanganinya.

“Kita sama-sama serahkan kepada ke Polres untuk menanganinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral sebuah video seorang pemuda di Sukabumi sengaja menginjak Al Quran viral di media sosial.

Video tersebut diunggah di salah satu akun Facebook dan lewat perpesanan WhatsApp hingga menjadi perbincangan warganet di jagat maya.

Pada video berdurasi 14 detik itu, pemuda yang mengaku bernama Dika Eka tersebut membuka Alquran serta menginjaknya.

“Saya atas nama Dika Eka dengan sadar, saya tantang bagi semua yang beragama umat Muslim,” ucapnya.

Sontak kini aksi pemuda tersebut menjadi sorotan dan dikecam warganet.

Dari informasi yang beredar, pemuda menginjak Al Quran itu merupakan warga Sukabumi. Pemuda tersebut tinggal di Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement