Regional
Karut Marut LKM, Askun: Diduga Ada Aroma KKN, Kejari Wajib Usut
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Karut marut permasalahan yang membelit PT Lembaga Keuangan Mikro (PT LKM) tampaknya masih terus bergulir. Belum jelas bagaiman bentuk pertanggungjawaban direksi sebelumnya, kini tersiar kabar bahwa Pemkab Karawang diam-diam tanpa diketahui publik banyak telah menetapkan direksi baru.
Pengamatan Kebijakan Pemerintahan, Asep Agustian menilai, pemilihan direksi baru ini terlalu terburu-buru dan tidak transparan, sehingga menurutnya wajar saja ketika publik mempertanyakan keabsahan kebijakan Pemerintah Kabupaten Karawang.
“Adanya direksi baru ini membuat saya betul-betul aneh,” ungkap Ketua Peradi Karawang yang akrab disapa Askun ini, Jumat (11/3/2022).
Askun mengatakan, pemilihan direksi tersebut tidak transparan lantaran dari awal pemilihan hingga hasilnya tidak diumumkan ke publik.
“Sampai saat ini saya belum mendapat keterangan resmi baik dari PT. LKM ataupun Pemkab Karawang selaku lembaga yang bertangggung jawab atas hal tersebut,” ujarnya.
Askun juga mengkritis anggaran besar dalam merealisasi kegiatan pemilihan direksi baru tersebut. Baginya, dengan menelan anggaran sebesar hampir Rp450 juta, anggaran terlalu besar jika digunakan hanya sebatas pemilihan direksi saja.
“Pemkab Karawang seharusnya jeli dan ketat dalam merancang anggaran, sehingga tidak ada pengeluaran yang terlalu besar dalam sebuah kegiatan,” tegasnya.
Askun pun mendesak agar Kejari Karawang melalui Kasi Intel secepatnya mengusut karut marut PT LKM yang diduga ada aroma KKN.
“Ya mau gimana lagi, ini diduga merugikan negara. Usut terus sampai tuntas, kalau terdekteksi ada kecuranga, cari sampai ketemu benang merahnya siapa pelaku utama disini. Kalau terus seperti ini, saya menyatakan sikap bahwa semua proses serta kebijakan PT. LKM tidak ada kebaikan dan kebenarannya,” tutup Askun. (red)


You may like

NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah

Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir

Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Pos-pos Terbaru
- NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah
- Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir
- Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa






