Regional
Karawang Terperosok ke Zona Merah, Disdikpora Asyik Berkegiatan Keluar Kota
Published
6 tahun agoon
By
admin
Komisi IV DPRD: “Kami Tentu Sangat Kecewa Dengan Disdikpora”
KARAWANG – Jumlah terkonfirmasi Covid-19 yang terus meningkat membuat Kabupaten Karawang terperosok ke zona merah. Sehingga membuat Pemerintah Daerah fokus ingin segera keluar dari zona tersebut, mulai dari rencana Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) sampai dengan mengatur libur akhir tahun seraya menghimbau agar masyarakat tidak keluar kota.
Namun, disaat Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memikirkan rencana teknis untuk segera keluar dari zona beresiko tinggi Covid-19, disaat itu pula Disdikpora justeru lebih asyik berkegiatan keluar kota. Terbukti dengan melaksanakan dua kali Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di salah satu hotel ternama di Lembang-Bandung. Bahkan tiga kegiatan Disdikpora itu dilakukan dalam satu bulan sekaligus, di bulan desember dan di tempat yang sama.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Indriyani, ST. MH. mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan agenda kegiatan Disdikpora yang dilakukan di luar kota. Pasalnya, dengan kondisi terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karawang yang terus meningkat, seharusnya semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau lembaga apapun itu, bisa menahan untuk tidak melakukan kegiatan kedinasan di luar kota.
“Jika memang perlu dilakukan jarak jauh ataupun ketika perlu pemateri yang mungkin harus datang, itu kan bisa dilakukan dengan cara virtual, tidak harus bertatap muka. Apalagi Disdikpora harus menjadi contoh dalam kondisi kita saat ini, para siswa dan para guru saja melakukan proses pendidikan melalui daring,” ujarnya kepada INFOKA, Selasa (15/12).
Indriyani menambahkan, ketika Disdikpora dianggap tidak memberi contoh kepada masyarakat, pihaknya tetap berharap menjelang kondisi libur akhir tahun, masyarakat tetap menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan di luar kota, terlebih belum terbebas dari zona merah penyebaran Covid-19. Bahkan, menurut informasi Dinas Kesehatan (Dinkes), Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Kabupaten Karawang, rumah sakit rujukan Pasien Covid-19 sudah penuh sehingga bekerjasama dengan hotel.
“Berharap kepada semua, agar bisa bekerjasama dan bergotong royong, baik itu instansi, lembaga maupun seluruh lapisan masyarakat, untuk bisa menahan atau mengurangi kegiatan di luar Kabupaten Karawang. Jika memang benar-benar dibutuhkan, banyak cara alteranatif seperti virtual, karena kita harus menjadi contoh dan garda terdepan untuk bisa menekan pertambahan terkonfrimasi Covid-19,” pungkasnya. (red)


You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS






