Regional
Kantor Media Nuansa Metro Diacak-acak Gerombolan Orang Mengaku Polisi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Berdalih mencari pelaku dugaan kasus penipuan, segerombolan orang berjumlah lima yang diduga mengaku-ngaku sebagai petugas kepolisian dan mengaku dari salah satu ormas ternama, mengacak-acak kantor redaksi media Nuansa Metro dan Sekretariat DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Karawang, pada Selasa (27/4) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Kantor Redaksi Nuansa Metro diacak-acak dengan cara didobrak pintu depan dan pintu garasi, sehingga mengakibatkan kunci rusak dan tak bisa digunakan kembali. Ternyata bukan hanya sampai disitu, lemari tempat menyimpan arsip pun tak luput dari penggeledahannya.
Hal itu terungkap dari pernyataan Ketua RW Perumahan Karang Indah, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, H. Joko dan seorang anaknya bernama Kiki.
“Awalnya saya kedatangan satpam perumahan, menginformasikan kepada saya ada Buser menunggu di rumah belakang bernomor F17, akan melakukan penangkapan di rumah itu. Namun satpam tidak secara detail mengatakan kepada saya ada apa-apanya” ucap Joko.
Lebih lanjut Joko mengungkapkan, setelah dirinya tiba di kantor redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC GANN, di sana sudah ada lima orang menunggu kedatangannya.
“Sesampainya di kantor redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC GANN, saya tanyakan maksud kelima orang tersebut hingga ingin mendobrak pintu kantor. Kata mereka didalam kantor itu ada orang yang sedang mereka cari. Mereka memperlihatkan alat GPS bahwa orang yang mereka cari ada di dalam kantor,” bebernya.
Diduga dengan hanya mengantongi izin Ketua RW dan disaksikan oleh anaknya itu, kelima orang tersebut mendobrak pintu depan kantor. Padahal, pintu bagian dalamnya disekat oleh potongan besi, namun mungkin karena kerasnya dobrakan, akhirnya pintu tersebut terbuka.
Setelah pintu terbuka, orang yang dicari tidak ditemukan. Mungkin karena saking penasarannya, menurut Joko, kelima orang tersebut kembali merusak dengan cara menendang pintu garasi yang berbahan kayu hingga terbuka dan merusak kuncinya.
Namun, ketika orang yang dicari tidak ada juga, kelima orang tersebut kemudian mengambil tangga alumunium untuk mencari orang yang dimaksud di atas plafon. Kembali orang yang dicari tidak ditemukan.
Parahnya, kelima orang itu lalu mengobrak-abrik kesetiap ruangan dan kamar, termasuk membuka-buka lemari arsip redaksi dan arsip DPC GANN Karawang.
“Akhirnya, memang tidak ada orang di dalam kantor tersebut. Saya juga heran dan curiga terhadap kelima orang tersebut, masa yang mengaku aparat sikapnya seperti itu. Lalu saya tanya ke salah satu orang itu, sebenarnya mereka dari mana. Lalu yang bernama DN mengaku bahwa dirinya dari salah satu ormas ternama dan berasal dari Bandung,” kata Kiki, anak dari Ketua RW.
Kiki pun menuturkan bahwa kelima orang tersebut mengendarai kendaraan mobil jenis minibus Ertiga bernopol wilayah D.
“Kalau enggak salah mereka berlima memakai mobil jenis minibus Suzuki Ertiga, kalau enggak salah juga berwarna merah maroon. Namun saya tidak ingat nomor polisinya berapa, yang saya ingat plat D. Soalnya waktu itu sudah malam juga sih,” tutur Kiki.
Terpisah Pemimpin Redaksi Nuansa Metro, Endang Nupo menegaskan, tindakan kelima orang tersebut jelas telah melakukan tindakan melawan hukum.
“Walaupun mereka ada izin dari Ketua RW untuk melakukan penggeledahan kantor kami, seharusnya mereka minta izin dahulu kepada pemilik kantor (rumah). Rumah ini jelas berpenghuni, bukan rumah kosong. Ini jelas tindakan melawan hukum. Mereka memasuki pekarangan dan rumah milik orang lain tanpa izin dari pemilik. Hal itu jelas ada pasalnya dalam KUH Pidana. Apalagi mereka bukan petugas kepolisian yang sedang bertugas melakukan penyelidikan suatu kasus,” tandasnya. (red)

You may like

Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang






