Connect with us

Regional

Jumlah Korban Penipuan Online di Bogor Mencapai 333 Orang, Bentuk Tim Khusus

Published

on

INFOKA.ID – Jumlah mahasiswa korban penipuan online (pinjaman dan investasi) di Kota Bogor, Jawa Barat kini bertambah. Jumlahnya mencapai 333 orang.

Para korban pun telah memasukan berkas laporan ke Polresta Bogor. Jumlah tersebut masih mungkin bertambah.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penipuan investasi fiktif yang memakan banyak korban para mahasiswa yang sebagian besar mahasiswa IPB. Dalam waktu dekat, polisi juga akan memanggil terlapor.

Di sisi lain, IPB membentuk tim negosiator. Tim tersebut akan melakukan negosiasai dengan pinjol dan lembaga lainnya.

Para korban awalnya tergiur investasi di lapak online yang ditawarkan oleh terlapor inisial SAN. Terlapor menjanjikan keuntungan 10 persen dari nilai investasi.

Para mahasiswa itu dijanjikan keuntungan dengan syarat meminjam uang di pinjol. Namun untung tak didapat, para mahasiswa justru diteror debt collector karena harus membayar utangnya.

Orang tua salah satu mahasiswa sekaligus koordinator korban investasi fiktif, Dewi Ariani, mengatakan jumlah korban penipuan yang terdata kini mencapai 333 orang. Kemungkinan korban masih akan terus bertambah.

“Karena banyak yang dari korban ini ketakutan untuk melapor, dan juga takut untuk orang tua tau. Karena kebanyakan ini mahasiswa ya statusnya, kebetulan anak saya pun mahasiswa,” kata Koordinator sekaligus orangtua yang terkena penipuan Dewi Ariyani.

Dewi dan yang lainnya datang ke Polresta Bogor, Selasa (15/11/2022) untuk melengkapi berkas-berkas dan data 333 korban penipuan. Ia mengaku sudah melakukan pelaporan sejak 5 Oktober.

“Jadi pelaporan ini saya lakukan, kami lakukan ini di bulan Oktober tanggal 5, sampai saat ini kami masih mengumpulkan berkas bukti bukti kepenyidik,” ungkapnya.

“Total kerugian yang sudah membayar sendiri dari tagihan tagihan ini jumlahnya perhari ini 524.257.149, yang sudah membayar,” tambahnya. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement