Nasional
Jokowi ke UEA, Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp468 Triliun
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Uni Emirat Arab (UEA) sepakat untuk berinvestasi di Indonesia senilai US$32,7 miliar atau Rp468 triliun dalam kerangka komitmen bisnis kedua negara.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, kesepakatan bisnis tersebut dicapai saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke UEA yang berlangsung pada Rabu (3/11). Dalam lawatan itu, Jokowi bertemu Putra Mahkota Pangeran Mohamed bin Zayed (MbZ).
“Mengenai investasi. Kedua pemimpin membahas kemajuan kerja sama investasi antar kedua negara. Selama kunjungan ini terdapat komitmen bisnis sebagai investasi senilai US$32,7 miliar dari 19 kerja sama yang akan dipertukarkan besok di Dubai,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual pada Kamis (4/11/2021).
Komitmen bisnis dan investasi tersebut antara lain, kerja sama antara Indonesia Investment Authority (INA) dan Abu Dhabi Growth Fund, INA dan Dubai Ports World, Floating solar antara Masdar dan Pertamina, Refinery Balikpapan, serta Manufaktur dan distribusi vaksin dan bioproducts.
Kemudian ada kesempatan G42 dengan berbagai mitra di Indonesia, antara lain di bidang smart cities, telekomunikasi, pengembangan laboratorium genomik, dan sebagainya.
Selain pembicaraan soal investasi kedua negara juga membahas perdagangan, travel corridor arrangement (TCA), komitmen membangun kerja sama dan kemitraan dalam pembangunan ibu kota baru serta isu lingkungan dalam hal ini fokus pada mangrove.
Terkait TCA, Indonesia dan UEA sepakat memperkuat kerja sama ini dengan saling mengakui sertifikat vaksin dan integrasi platform perlindungan perjalanan.
Di bidang perdagangan, kedua pemimpin sepakat mengharapkan perundingan negosiasi Perjanjian Ekonomi Komprehensif (CEPA) dapat segera diselesaikan. Jokowi berharap pada Maret 2022 perundingan itu akan rampung.
Kemudian soal mitra dalam pembangunan ibu kota baru , Jokowi dan MBZ sepakat menindaklanjuti pertemuan untuk membicarakan hal-hal teknis.
Isu perubahan iklim tak lupa disoroti dalam pembicaraan Jokowi dan MBZ. Sang pangeran sangat mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia melakukan reservasi dan rehabilitasi hutan mangrove. Kedua pemimpin juga sepakat bekerja sama di bidang ini terutama dalam hal riset.
Diketahui Indonesia memiliki mangrove terbesar di dunia dengan atau lebih dari 20 persen. Tumbuhan ini berperan penting dalam terkait isu perubahan iklim.
Hari ini, Jokowi akan meninggalkan Abu Dhabi untuk bertolak ke Dubai menghadiri sejumlah pertemuan. Diantaranya dengan Perdana Menteri dan Ruler of Dubai Mohammed bin Rashid AL Maktoum. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com

You may like

Presiden Jokowi Berkantor Selama 40 Hari di IKN hingga 19 Oktober

Jokowi Akan Reshuffle Kabinet Hari Ini

Pertama Kali, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT Ke-79 RI di IKN

Regulasi Investasi di OIKN Rampung, Pemerintah Kebut Tarik Investor Asing

Jokowi: Pilkada 2024 Bakal Berjalan Lancar dan Adil

Presiden Jokowi Tandai Pembangunan PLN Hub, Pusat Ekosistem Transisi Energi dan Layanan Digital di Jantung IKN
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern







