Regional
Jalur Utama Wilayah Selatan Cianjur Masih Putus Akibat Tertimbun Tanah Longsor
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Jalur utama di wilayah selatan Cianjur, Jawa barat tepatnya di Kecamatan Sukanagara masih terputus akibat bencana tanah longsor. Material longsor menutup landasan jalan provinsi dan kabupaten di tiga titik, sehingga membutuhkan alat berat.
Camat Sukanagara, Robby Erlanga, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bina marga PUPR Provinsi Jabar dan Dinas PUTR Cianjur, untuk segera menurunkan alat berat karena panjang dan tingginya longsoran yang menutup landasan jalan, termasuk sejumlah jalan yang amblas.
“Titik longsor menutup akses jalan penghubung utama antar desa dan kecamatan yang merupakan jalan milik daerah dan provinsi, di Desa Ciguha, Desa Sukalaksana dan Desa Gungungsari, Sejak Jumat malam hingga Sabtu siang belum bisa dilalui kendaraan,” katanya, Sabtu (17/12/2022).
Ia mengatakan, longsor di Desa Sukalaksana menutup akses Sukanagara-Kadupandak, sedangkan longsor di Desa Gunungsari menutup akses antar desa di Sukanagara.
“Rata-rata longsor yang menutup jalan cukup panjang dan tebal dengan material longsor batu, tanah dan pohon besar,” ujarnya.
Menurutnya, Evakuasi material tidak bisa dilakukan secara manual. Sehingga membutuhkan alat berat dan dum truk agar proses menyingkirkan material longsor dapat dengan cepat dilakukan, agar akses jalan dapat kembali dibuka dan arus lalulintas dapat berjalan normal karena tidak ada jalur alternatif yang dapat dilalui kendaraan.
“Kami berharap segera diturunkan alat berat, agar akses antar kecamatan dapat kembali dilalui kendaraan dan warga tidak sampai terisolasi karena jalan yang terputus merupakan akses utama penghubung antar desa dan kecamatan,” katanya.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, sudah meminta dinas terkait segera mengirim alat berat ke Sukanagara, untuk membuka kembali akses jalan utama penghubung antar desa dan kecamatan yang terputus akibat longsor, agar aktivitas warga dapat berjalan normal.
“Kita akan bagi-bagi alat berat yang bisa dikirim ke wilayah selatan yang dilanda longsor karena sebagian besar alat berat milik PUTR masih di fokuskan dalam pencarian korban tertimbun di Kecamatan Cugenang. Kami berharap bencana tidak lagi melanda Cianjur,” katanya. (*)


You may like

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA

Pemkab Karawang Bersih Bersih, Ratusan Bangli Dibongkar
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS
- DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA







hiroshi
12 Maret 2023 at 13:47
At tһis time I am rеady to do my bгeakfast, when haνing my breakfast
coming again to read additional news.