Connect with us

Nasional

Ini Skema Pemberangkatan Umrah di Masa Pandemi

Diposting

pada

INFOKA.ID – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali mengizinkan jemaah Indonesia melaksanakan umroh sesuai perkembangan situasi pandemi di tanah air. Hal itu disampaikan melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Jumat (8/10/2021).

Menanggapi hal tersebut, dua kementerian yakni Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, telah melakukan diskusi awal soal skema pemberangkatan dengan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).

Dilansir dari Kompas TV, pertemuan yang dilakukan pada Selasa (19/10/2021) tersebut membahas tentang skema penyelenggaraan ibadah umroh di masa pandemi.

Ketiga pihak itu menyepakati skema keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah seperti berikut:

Skema Keberangkatan

  • Jemaah umroh melakukan skrining kesehatan 1×24 jam sebelum berangkat;
  • Pelaksanaan skrining kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan vaksinasi Covid-19, meningitis, dan pemeriksaan swab PCR;
  • Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi dan transportasi untuk memfasilitasi keberangkatan jemaah;
  • Pengawasan pelaksanaan skrining kesehatan dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan;
  • Boarding, pemeriksaan imigrasi, dan pemeriksaan ICV dilaksanakan di asrama haji.

Skema Kepulangan

  • Melakukan pemeriksaan PCR di Arab Saudi maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan kepulangan;
  • Saat kedatangan di Indonesia, jemaah dilakukan PCR (entry test);
  • Pelaksanaan karantina dilaksanakan di asrama haji selama 5×24 jam;
  • Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi dan transportasi bagi jemaah umroh saat kepulangan;
  • Pada hari ke-4, dilakukan PCR (exit test) terhadap jemaah, dan bila hasilnya negatif, jemaah dapat pulang kembali ke rumah masing-masing.
  • Selain skema tersebut, kesepakatan ketiga pihak itu juga menyimpulkan, untuk pemberangkatan gelombang awal ibadah umroh, dilaksanakan dengan memberangkatkan para petugas PPIU.

“Pertemuan ini menyepakati bahwa gelombang awal ibadah umroh di masa pandemi akan memberangkatkan para petugas PPIU dengan syarat sudah divaksin dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi,” terang Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

“Kesepakatan lainnya, PPIU yang berencana memberangkatkan, agar segera menyerahkan data jemaahnya kepada Ditjen PHU,” sambungnya.

Adapun pemberangkatan dan pemulangan jemaah umroh dilakukan satu pintu melalui Asrama Haji Pondok Gede atau Bekasi. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement